Analisis Line Balancing Terhadap Model Sepatu Superstar Slipon dengan Menggunakan Metode Region Approach di PT.Panarub Industry

Ahmad Saepudin, . (2020) Analisis Line Balancing Terhadap Model Sepatu Superstar Slipon dengan Menggunakan Metode Region Approach di PT.Panarub Industry. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
Halaman Depan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (811kB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (131kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (313kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (214kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (996kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (88kB)
[img] Text
JURNAL SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (349kB)

Abstract

PT.Panarub Industry merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang produksi alas kaki. Upaya yang dilakukan untuk mencapai hasil terbaik yaitu dengan melakukan inovasi, seiring banyaknya permintaan konsumen, terjadi masalah seperti keterlambatan pengiriman produk yang disebabkan ketidakefisienan proses produksi sehingga terjadinya bottleneck pada area stasiun kerja. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan masalah tersebut adalah menganalisis line balancing dengan metode Region Approach yaitu dengan menentukan waktu siklus, balance delay, line effeciency, dan smoothest index. Hasil perbandingan stasiun kerja awal dan stasiun kerja usulan dengan metode Region Approach terjadi peningkatan efesiensi waktu sebesar 14,57 detik. Total waktu operasi sebanyak 944,59 detik pada stasiun kerja usulan, yang sebelumnya 959,15 detik. Line effeciency meningkat sebesar 80% yang sebelumnya pada kondisi awal 75%. Balance delay pada kondisi awal sebesar 25%, dengan menggunakan metode Region Approach hasil yang lebih baik yaitu 20%. Smoothest index pada kondisi awal sebesar 111,41 menjadi 75,74. Pada stasiun kerja awal sebanyak 14 stasiun kerja dan jumlah operator sebanyak 28 orang, dengan metode Region Approach diperoleh stasiun kerja sebanyak 13 stasiun kerja dan membutuhkan operator sebanyak 26 orang. Hal ini mengalami peningkatan efesiensi dan penurunan balance delay pada kondisi stasiun kerja usulan. Kata Kunci : Line Balancing, Region Approach, Efesiensi , Balance delay, Smoothest Index

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TS Manufactures
Depositing User: Enas Nasrulloh
Date Deposited: 12 May 2022 01:42
Last Modified: 12 May 2022 01:46
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/9680

Actions (login required)

View Item View Item