Winda Puji Lestari, . (2015) Penerapan Akad Qardh Wal Ijarah dan Fatwa DSN MUI No. 29/DSN-MUI/VI/2002 pada Pendanaan Talangan Haji ( Skripsi Akuntansi S1, 2015 ). Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.
|
Text
Skripdi Akuntansi S1. Cover..pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (782kB) |
|
|
Text
SKRIPSI AKUNTANSI S1. BAB I.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (88kB) |
|
|
Text
SKRIPSI AKUNTANSI S1. BAB II.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (127kB) |
|
|
Text
SKRIPSI AKUNTANSI S1. BAB III.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (28kB) |
|
|
Text
SKRIPSI AKUNTANSI S1. BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (154kB) |
|
|
Text
SKRIPSI AKUNTANSI S1. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (25kB) |
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa penerapan akad qardh wal ijarah dan kesesuaian Fatwa DSN MUI no. 29/DSN-MUI/VI/2002 serta kendala yang dihadapi dalam penerapan akad qardh wal ijarah dan Fatwa DSN MUI no. 29/DSN-MUI/VI/2002. Penelitian ini dilakukan pada Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu BSD yang beralamat di Ruko Golden Madrid Blok B/6, Jl. Letjen Soetopo, Sektor XIV Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, yaitu dengan mengumpulan dan menguraikan data yang ada dilapangan, kemudian menganalisa sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai keadaan yang diteliti untuk ditarik kesimpulan generalisasi yang bersifat umum. Data yang digunakan adalah data primer, hasil wawancara dengan bagian Pelaksana Marketing Support dan data sekunder berupa data laporan keuangan Bank Syariah Mandiri tahun 2013-2014. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan realisasi pendanaan bermaksud meminjam uang dan mengajukan permohonan kepada bank untuk pengurusan pendaftaran Siskohat dan pihak bank setuju untuk memberikan pinjaman kepada nasabah dan pengurusan pendaftaran berdasarkan syarat dan ketentuan. Ditinjau dari kesesuaian terhadap akad qardh wal ijarah dan Fatwa DSN MUI no. 29/DSN-MUI/VI/2002 tentang Pembiayaan Talangan Haji, belum sepenuhnya sesuai dengan apa yang diatur dalam fatwa. Adapun kendala yang sering terjadi seperti nasabah yang coba-coba ikutan tidak tertib. Dia menggampangkan jangka cicilan dana talangan haji yang selama 1 tahun, tetapi nasabah tidak mau mencicil tiap bulan dan itu pasti akan memberatkan nasabah itu sendiri. Namun ada juga pembatalan pemberangkatan haji karena nasabah calon haji meninggal dunia sebelum pemberangkatan haji, maka dari pihak BSM akan mengembalikan uang nasabah sejumlah yang disetorkan. Kata Kunci : Akad Qardh Wal Ijarah, Fatwa DSN MUI No.29/DSN-MUI/VI/2002, Pendanaan Talangan Haji.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan UNPAM |
| Date Deposited: | 11 Dec 2015 11:31 |
| Last Modified: | 11 Dec 2015 11:31 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/858 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
