Hubungan Motivasi dengan Kinerja Pegawai Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan

Romlih, . (2016) Hubungan Motivasi dengan Kinerja Pegawai Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (333kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (246kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (212kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (336kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (573kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (90kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (500kB)

Abstract

Sumber Daya Manusia mepurakan hal yang sangat penting dalam pencapaian tujuan perusahaan, sumber daya manusia adalah aset yang paling berharga yang dimiliki perusahaan, tetapi tidak setiap sumber daya manusia yang ada dalam organisasi berjalan melakukan tugasnya dengan stabil, karena manusia mempunyai sifat dan perilaku serta kebiasaan yang berbeda, dimana sumber daya tersebut memerlukan motivasi untuk kinerja yang lebih baik dalam organisasi, tujuannya untuk mengetahui motivasi pegawai, untuk mengetahui kinerja pegawai, serta untuk mengetahui hubungan antara motivasi dengan kinerja. Pentingnya motivasi karena motivasi adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung perilaku manusia, supaya mau bekerja giat antusias mencapai hasil yang optimal. Rendahnya motivasi kerja dari karyawan dalam suatu organisasi atau perusahaan merupakan gejala dari kurang stabilnya organisasi atau perusahaan tersebut bentuk yang paling ekstrim dari rendahnya motivasi kerja adalah kurang perduli terhadap pekerjaan dan organisasi. Faktor motivasi memiliki hubungan langsung dengan kinerja individual karyawan. Sedangkan faktor kemampuan individual dan lingkungan kerja memiliki hubungan yang tidak langsung dengan kinerja. Kedua faktor tersebut keberadaannya akan mempengaruhi motivasi kerja karyawan. Karena kedudukan dan hubungan yaitu, maka sangatlah strategis jika pengembangan kinerja individual karyawan dimulai dari peningkatan motivasi kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah Teknik wawancara, kuesioner dan observasi, teknik wawancara. Wawancara kepada pimpinan dan beberapa pegawai untuk mendapatkan informasi, teknik kuesioner dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 90 karyawan untuk mengumpulkan dengan meminta setiap pegawai menjawab setiap pernyataan yang tertera kuesioner yang diberikan, teknik observasi dengan melakukan pengamatan langsung kepada karyawan yang sedang bekerja. Untuk mengetahui seberapa besar hubungan lingkungan kerja dengan kinerja karyawan, penulis menggunakan teknik kuantitatif yaitu dengan menggunakan koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji signifikan koefisien korelasi (uji-t). dari penelitian yang didapat hasil korelasi sebesar 44 % dan determinasi sebesar 19,36% yaitu peningkatan kinerja sebesar 44% yang disebebkan factor lingkungan kerja sebesar 19,36%. Kata Kunci : motivasi dan kinerja

Item Type: Other
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Depositing User: Tria Altriana
Date Deposited: 31 Jul 2019 07:07
Last Modified: 31 Jul 2019 07:07
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/8519

Actions (login required)

View Item View Item