Melani, . (2019) Representasi Praktik Poligami Dalam Film Ayat-Ayat Cinta 2. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (669kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (192kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (156kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (981kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (154kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (260kB) |
Abstract
Penelitian ini menganalisis penggambaran poligami dalam film Ayat-Ayat Cinta2. Film tersebut menggambarkan poligami yang membayangi tokoh utama. Atas dasar itu penulis tertarik untuk meneliti penggambaran seperti apa yang dimunculkan dalam film Ayat-Ayat Cinta2. Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah, (1) Bagaimana praktik poligami direpresentasikan dalam film Ayat-ayat Cinta 2 (2) Apa faktor-faktor penerimaan praktik poligami oleh masyarakat islam dalam film Ayat-ayat Cinta 2 dan mengapa isu poligami bisa langgeng dimasyarakat (3) Bagaimana ideologi patriaki berkuasa dalam film Ayat-ayat Cinta 2. Penelitian ini menggunakan teori sosiologisastra dan menggunakan metode deskirptik kualitatif. Penulis menemukan gambaran poligami yang direpresentasikan dalam film Ayat – Ayat Cinta2. Data dalam penelitian ini adalah film. Hasil ini menunjukan bahwa film Ayat-Ayat Cinta 2tentang poligami yang semakin marak sejak kemunculan film, sehingga unik dan menarik untuk diteliti menggunakan kajian sosiologi sastra. Kata kunci: film, sosiologi, poligami, gender, islam.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Depositing User: | Andika Rizky Nugraha |
| Date Deposited: | 16 May 2019 06:21 |
| Last Modified: | 16 May 2019 06:21 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/6885 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
