Yosephina Katrin Kom, . (2019) Gaya Bahasa Dan Citraan Pada Kumpulan Puisi Bilang Begini Maksudnya Begitu Karya Sapardi Djoko Damono. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.
|
Text
COVER DLL.pdf Restricted to Registered users only Download (946kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (160kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (188kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (97kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (391kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (146kB) |
|
|
Text
jurnal .pdf Restricted to Registered users only Download (294kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penggunaan gaya bahasa pada kumpulan puisi Bilang Begini Maksudnya Begitu karya Sapardi Djoko Damono, (2) penggunaan citraan pada kumpulan puisi Bilang Begini Maksudnya Begitu karya Sapardi Djoko Damono dan (3) fungsi gaya bahasa dan citraan pada kumpulan puisi Bilang Begini Maksudnya Begitu karya Sapardi Djoko Damono. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah gaya bahasa dan citraan yang ada pada kumpulan puisi Bilang Begini Maksudnya Begitu karya Sapardi Djoko Damono. Sumber data yang diperoleh dari lirik puisi dalam kumpulan puisi Bilang Begini Maksudnya Begitu berjumlah 10 judul puisi. Teknik pengumpulan data yakni, menggunakan Teknik pustaka,membaca dan mencatat. Hasil penelitian yang penulis dapatkan pada analisis puisi kumpulan puisi “Bilang Begini Maksudnya Begitu” ini adalah penggunaan gaya bahasa persamaan (simile), metafora, personifikasi, metonimia, asonansi, hiperbola, repetisi, sinekdok, paralelisme. Selain itu terdapat pula citraan yaitu, citraan penglihatan, citraan pendengaran, citraan gerak dan citraan pengecapan/rasaan dalam kumpulan puisi tersebut. Sementara gaya bahasa yang terdapat dalam puisi-puisi tersebut antara lain: metafora, personifikasi, simile, hiperbola, metonimia asonansi, paradoks, sinekdok, repetisi dan paralelisme. Dengan gaya bahasa tersebut menggambarkan perasaan kekecewaan, kesedihan, dan kegembiraan tergambar dengan jelas. Sedangkan citraan memiliki fungsi sebagai pengongkretan dan keindahan dalam puisi sehingga pembaca merasakan, melihat dan mendengar pesan yang disampaikan dalam puisi Kata kunci: Stilistika, Gaya Bahasa, dan Citraan.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Depositing User: | Andika Rizky Nugraha |
| Date Deposited: | 25 Apr 2019 06:31 |
| Last Modified: | 25 Apr 2019 06:31 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/6561 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
