Analisa Pengaruh Variasi Diameter Pipa Kapiler Terhadap Prestasi Kerja Air Conditioner (Ac) Split 2pk

Sandi Kurniawan, . (2018) Analisa Pengaruh Variasi Diameter Pipa Kapiler Terhadap Prestasi Kerja Air Conditioner (Ac) Split 2pk. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (997kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (297kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (588kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (596kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (738kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (89kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (915kB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang terjadi mengakibatkan banyak orang yang memodifikasi komponen AC salah satu diantaranya yaitu pipa kapiler. Pipa kapiler merupakan sebuah pipa tembaga berdiameter sangan kecil yang mempunyai dua kegunaan yaitu menurunkan tekanan refrigrant dan mengatur aliran refrigrant ke evaporator. Besar kecilnya ukuran diameter pipa kapiler ini memiliki pengaruh cukup besar terhadap suhu yang dihasilkan di dalam evaporator. Dari perubahan pipa kapiler tersebut diharapkan mendapatkan performance yang lebih pada rancangan AC tersebut. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode eksperimen yaitu dengan melakukan rancang bangun AC 2 PK. Dengan variasi diameter pipa kapiler 0,054 inch,0,070 inch dan 0,080 inch. Data yang diperoleh dari percobaan kemudian dibandingkan guna menghasilkan pengaruh terhadap COP (coeffisient of performance). Hasil analisis menunjukan bahwa terjadinya perbedaan temperatur dan tekanan pada tiap-tiap titik (T1 P1,T2 P2,T3 P3,T4 P4), mempengaruhi kerja sistem mesin pendingin dengan hasil COP yang berbeda-beda. Hasil penelitian diperoleh data koefisien prestasi/COP pada masing-masing perlakuan pipa dapat diketahui bahwa semakin kecil diameter pipa kapiler maka COP semakin meningkat dimana pipa kapiler 0,054 inch dengan kondisi paling tinggi sedangkan pada pipa kapiler 0,070 dan 0,080 menghasilkan COP lebih rendah. Kata Kunci: Tekanan, suhu, ukuran, COP (coeffisien of performance).

Item Type: Other
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Depositing User: Abdurahman Saleh
Date Deposited: 27 Oct 2018 04:08
Last Modified: 27 Oct 2018 04:08
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/5993

Actions (login required)

View Item View Item