Pengaruh Pajak Penghasilan Pasal 21 Terhadap Penerimaan Pajak ( Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Baru Satu ( Skripsi Aluntansi S1, 2014 )

Fahmi Nur Ajizah, . (2014) Pengaruh Pajak Penghasilan Pasal 21 Terhadap Penerimaan Pajak ( Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Baru Satu ( Skripsi Aluntansi S1, 2014 ). Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
Skripsi AKuntansi S1. Cover.pdf
Restricted to Registered users only

Download (485kB)
[img] Text
Skripsi AKuntansi S1. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (377kB)
[img] Text
Skripsi AKuntansi S1. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
Skripsi AKuntansi S1. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (251kB)
[img] Text
Skripsi AKuntansi S1. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (749kB)
[img] Text
Skripsi AKuntansi S1. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (123kB)

Abstract

Pajak Penghasilan adalah pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan. Penerimaan Negara berdasarkan Undang-undang No.17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara adalah uang masuk ke dalam kas Negara yang bersumber dari perpajakan dan penerimaan Negara bukan pajak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 21 pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Baru Satu. Serta untuk mengetahui seberapa besar kontribusi Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 21 terhadap Penerimaan Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Baru Satu. Penelitian ini dilakukan pada instansi pemerintah dalam hal ini adalah Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Baru Satu dibawah Direktorat Jendral Pajak. Perhitungan regresi penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 21 dengan Penerimaan Pajak berdasarkan hasil koefisien "r" dari kedua variable diperoleh r = 0,92 koefisien determinasi Kd 84,64% serta t hitung > t tabel yaitu 3,35 > 2,920 maka hal ini menunjukan bahwa variable X (Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 21) dan Y (Penerimaan Pajak) mempunyai pengaruh yang signifikan. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan yang sangat kuat antara Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 21 dengan Penerimaan Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Baru Satu. Dengan demikian maka hipotesis yang diambil yaitu Ha diterima Ho ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan antara penerimaan pajak penghasilan pasal 21 terhadap Penerimaan pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Baru Satu. Kata Kunci:Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan Penerimaan Pajak

Item Type: Other
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Depositing User: Admin Perpustakaan UNPAM
Date Deposited: 30 Sep 2015 04:38
Last Modified: 30 Sep 2015 04:38
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/552

Actions (login required)

View Item View Item