Ipan Hidayat, . (2018) Penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa pada kegiatan belajar mengajar di kelas viii mts yasiska (kajian pragmatik). Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.
|
Text
COVER.docx Restricted to Registered users only Download (605kB) |
|
|
Text
BAB I.docx Restricted to Registered users only Download (33kB) |
|
|
Text
BAB II.docx Restricted to Registered users only Download (68kB) |
|
|
Text
BAB III.docx Restricted to Registered users only Download (34kB) |
|
|
Text
BAB IV.docx Restricted to Registered users only Download (42kB) |
|
|
Text
BAB V.docx Restricted to Registered users only Download (25kB) |
|
|
Text
JURNAL.docx Restricted to Registered users only Download (35kB) |
Abstract
Ipan Hidayat. NIM : 2014070140, Penyimpangan Prinsip Kesantunan Berbahasa Pada Kegiatan Belajar Mengajar di Kelas VIII MTS YASISKA. Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Pamulang. Kegiatan belajar mengajar merupakan hal yang penting dalam pelaksanaan kurikulum pendidikan, untuk mencapai keberhasilan dalam belajar mengajar diperlukan komunikasi yang baik antara guru dan siswa, salah satunya kesantunan berbahasa. Penelitian ini meneliti tentang jenis penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa dan faktor penyebab penyimpangan kesantunan bahasa tersebut. Yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah tuturan siswa dan guru pada saat kegiatan belajar mengajar di kelas VIII MTs YASISKA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kulitatif, yang difokuskan pada prinsip kesantunan bahasa pada tuturan yang digunakan guru dan siswa selama kegiatan belajar mengajar di MTs YASISKA khususnya kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik simak bebas cakap, dilanjutkan dengan teknik catat, dan teknik rekam. Dalam penganalisisan menggunakan metode padan pragmatik. Hasil dari penelitian ini adalah penyimpangan maksim kebijaksanaan, penyimpangan maksim kedermawanan, penyimpangan maksim penghargaan, penyimpangan maksim kesederhanan, dan pelanggaran maksim permufakatan. Selanjutnya pelanggaran-pelanggaran maksim kesantunan berbahasa tersebut di atas disebabkan oleh kritik secara langsung dengan bahasa yang kasar, dorongan rasa emosional penutur, protektif terhadap pendapat, sengaja menuduh lawan tutur dan sengaja memojokan mitra tutur. Kata Kunci : Pragmatik, Prinsip Kesantunan, Siswa dan Guru.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > PK Indo-Iranian |
| Depositing User: | Abdurahman Saleh |
| Date Deposited: | 12 Sep 2018 01:59 |
| Last Modified: | 12 Sep 2018 01:59 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/4829 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
