Narwan, . (2017) Analisis Tokoh Utamapada Novel Air Mata Terakhir Bunda Karya Kirana Kejora Ditinjau Dari Kajian Teori Psikologi Analitis Carl Gustav Jung. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.
|
Text
COVER.docx Restricted to Registered users only Download (233kB) |
|
|
Text
BAB I.docx Restricted to Registered users only Download (35kB) |
|
|
Text
BAB II.rtf Restricted to Registered users only Download (353kB) |
|
|
Text
BAB III.docx Restricted to Registered users only Download (25kB) |
|
|
Text
BAB IV.rtf Restricted to Registered users only Download (340kB) |
|
|
Text
BAB V.docx Restricted to Registered users only Download (27kB) |
|
|
Text
JURNAL .docx Restricted to Registered users only Download (56kB) |
Abstract
Narwan, NIM: 2011070071,Analisis Tokoh Utama Pada Novel Air Mata Terakhir Bunda Karya Kirana Kejora Ditinjau Dari Kajian Psikologi Sastra,Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Pamulang, 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui psikologi sastra yang terdapat dalam novel Air Mata Terakhir Bunda karya Kirana Kejora dengan menggunakan teori Carl Gustav Jung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang berpedoman pada teori kajian psikologi analitis Carl Gustav Jung. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah dengan membaca novel, memilah data-data yang diperlukan, mencatat data-data yang diperlukan, kemudian menganilisis psikologi analitis pada tokoh Delta Santoso yang terdapat dalam novel Air Mata Terakhir Bunda karya Kirana Kejora.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa novel Air Mata Terakhir Bunda karya Kirana Kejora banyak memberikan inspirasi dan motivasi kepada pembaca melalui psikologi yang terdapat di dalamnya. unsur intrinsik, psikoanalisis kesadaran dan ketidaksadaran secara pribadi serta kolektif yang terdapat pada tokoh Delta Santoso dalam novel Air Mata Terakhir Bunda. Ego dalam tokoh utama tergambar dari beberapa percakapan yang berada di dalam novel Air Mata Terakhir Bunda sebagai contoh ketika tokoh utama ingin mempunyai beras miskin sedangkan dia dan keluarga tidak dianggap warga miskin oleh petugas pembagian beras disini psikologi tokoh utama sangat terlihat antara kemauan untuk mempunyai beras miskin dan tekanan psikologi karena dia bukan orang miskin bahkan bukan yatim, sedangkan gambaran pada psikologi alam bawah sadar individu terlihat jelas dalam novel Air Mata Terakhir Bunda dan bisa dilihat dari semua peristiwa yang penuh pengharapan sedangkan harapan tersebut tidak bisa dilaksanakan. Kata Kunci: Psikologi, Sastra, Novel, Analisis, Jung.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > PK Indo-Iranian |
| Depositing User: | Abdurahman Saleh |
| Date Deposited: | 07 Sep 2018 06:24 |
| Last Modified: | 07 Sep 2018 06:24 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/4732 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
