Sutono, . (2016) Analisis Katup Ekspansi Tipe Pipa Kapiler Mesin Pendingin Alat Percobaan Saluran Udara Serba Guna. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.
|
Text
COVER.docx Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I .docx Restricted to Registered users only Download (28kB) |
|
|
Text
BAB II .docx Restricted to Registered users only Download (380kB) |
|
|
Text
BAB III .docx Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV .docx Restricted to Registered users only Download (236kB) |
|
|
Text
BAB V .docx Restricted to Registered users only Download (23kB) |
|
|
Text
JURNAL.docx Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Pendinginan merupakan proses pengambilan panas yang dilakukan sehingga terjadi penurunan suhu lingkungan dan menjaga suhu tersebut selama waktu yang diinginkan. Terdapat beberapa sistem pendinginan yang digunakan namun sistem pendingin kompresi uap merupakan pendinginan yang umum digunakan karena mudah diterapkan dan mudah dianalisa keefektifannya. Sistem ini terdiri dari kompresor, katup ekspansi, kondensor dan evaporator. Fluida kerja yang digunakan dalam proses pendinginan disebut sebagai refrigerant yang umumnya berasal dari golongan halokarbon yang berbahaya bagi lingkungan. Dalam tugas akhir ini penulis melakukan analisis katup ekspansi tipe pipa kapiler untuk mengetahui pengaruh katup ekspansi manual dan pipa kapiler terhadap sistem kerja mesin pendingin pada alat uji saluran udara serba guna. Analisa katup ekspansi tipe pipa kapiler dilakukan dalam empat tahap dengan mengatur bukaan katup ekspansi manual sebagai variabelnya, bertujuan untuk mendapatkan data temperatur dan tekanan serta menganalisa pengaruh variabel bukaan katup manual terhadap temperatur dan tekanan pada pipa kapiler serta pengaruh pada sistem kerja mesin pendingin terhadap COP (Coeffisient Of Performance). Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadinya pebedaan temperatur dan tekanan pada tiap-tiap titik (T1, T2, T3, T4), mempengaruhi kerja sistem mesin pendingin dengan hasil COP yang berbeda-beda. Tingkat COP (Coeffisient Of Performence) pada bukaan katup ekspansi ¼ putaran menghasilkan COP terkecil yaitu sebesar 7,5950. Bukaan katup ekspansi ½ putaran menghasilkan COP sebesar 8,2027. Bukaan katup ekspansi ¾ putaran penuh menghasilkan COP sebesar 8,6894 dan pada bukaan katup ekspansi putaran penuh menghasilkan COP tertinggi yaitu sebesar 9,3418. Semakin besar bukaan katup ekspansi, maka selisih entalpi kompresi, kondensasi, ekspansi, semakin menurun. Sebaliknya semakin besar bukaan katup ekspansi, maka selisih entalpi evaporasi semakin tinggi demikian pula dengan COP nya. Kata Kunci: Alat uji mesin pendingin, bukaan katup ekspansi, pipa kapiler, COP (Coefisient Of Performance), selisih entalpi.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Depositing User: | Muhammad Khusnan Hadi |
| Date Deposited: | 06 Apr 2018 03:38 |
| Last Modified: | 06 Apr 2018 03:38 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/3176 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
