TRANSFORMASI IDEOLOGI DAN BAHASA (Representasi Sintaksis, Semantik dan Fonologi Sayyid Qutb)

Zamzam Nurhuda, . (2017) TRANSFORMASI IDEOLOGI DAN BAHASA (Representasi Sintaksis, Semantik dan Fonologi Sayyid Qutb). In: TRANSFORMASI IDEOLOGI DAN BAHASA (Representasi Sintaksis, Semantik dan Fonologi Sayyid Qutb). Cinta Buku Media, Tangerang Selatan, pp. 1-424. ISBN 9786026902832

[img]
Preview
Text
buku_zam-zam.pdf

Download (7MB) | Preview

Abstract

Kesimpulan disertasi ini menunjukkan bahwa semakin kuat kompetensi ideologi seseorang, akan semakin berpengaruh terhadap aktualisasi performansi bahasanya. Kesimpulan ini berbeda dengan Eric Lennerberg (1969) yang menyatakan bahwa manusia menerima warisan biologi asli berupa kemampuan berkomunikasi dengan menggunakan bahasa yang khusus untuk manusia dan tidak ada hubungannya dengan kecerdasan dan pemikiran. Juga didukung oleh Leonard Bloomfield (1983) dalam aliran behaviorisme (al-Madhhab al-Suluki). Aliran ini menyatakan bahwa bahasa merupakan suatu kebiasaan (habit) yang bersifat alamiah. Fenomena alamlah yang berpengaruh terhadap perkembangan bahasa seseorang. Aliran ini menolak bentuk pengetahuan atau proses mental dalam bahasa manusia. Kesimpulan ini mempertegas pendapat Noam Chomsky (2002) yang terkenal dengan teori transformasi generatifnya, yang menyatakan bahwa bahasa terdiri dari kompetensi dan performansi. Kompetensi merupakan deep structure (bahasa yang masih berada dalam ide atau pikiran), sedangkan performansi merupakan surface structure (bahasa yang bersifat aplikasi). Dalam proses generatif ini sebenarnya semantik menciptakan sintaksis-sintaksis yang berbentuk bunyi. Juga didukung oleh konsep Chomsky dalam aliran mentalisme (al-Madhhab al-‘Aqlani). Aliran ini menyatakan adanya bentuk pengetahuan atau proses mental dalam bahasa manusia. Selanjutnya juga didukung oleh Andreu Bauzà Sastre (2000), J. Trevor Morley (2004), Paul Kroskrity (2006), Ruth Wodak (2007), A Jacqueline H. E. Messing (2009), yang menyatakan terkait pentingnya mengenal bahasa dalam dimensi ideologis yang bertujuan untuk kegiatan pembaharuan dan pengambangan bahasa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode padan intralingual dan padan ekstralingual. Penelitin ini menggunakan pendekatan psikologi dan linguistik. Pendekatan psikologi dalam linguistik merupakan bahasa yang bersifat internal atau bahasa yang berhubungan dengan ide atau daerah abstrak (bahasa dalam atau bahasa yang tidak diucapkan hanya dipikirkan saja), daerah abstrak tersebut (ide) menjadi sumber di mana bahasa itu dapat berwujud dalam bentuk bunyi (fonologi) dan nyata dalam fenomena kehidupan masyarakat dan budaya. Selanjutnya, pendekatan linguistik mengkaji bentuk-bentuk atau struktur-struktur bahasa itu sendiri, sehingga muncul klasifikasi fonologi, sintaksis, dan semantik. Sumber primer dalam disertasi ini adalah data kebahasaan yang bersumber dari karya-karya Sayyid Qutb, seperti Tafsir fi Zilal al-Qur’an (1992), Ma‘alim fi al-Tariq (1979), Ma‘rakatuna Ma‘ al-Yahud (1993), Limadha’ A’dumuni? (1980) dan al-‘Adalah al-Ijtima‘iyah fi al-Islam (1995). Ada pun objek disertasi ini adalah fakta kebahasaan dalam tulisan-tulisan karya seorang Sayyid Qutb.

Item Type: Book Section
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Depositing User: Admin Perpustakaan UNPAM
Date Deposited: 26 Mar 2018 04:29
Last Modified: 26 Mar 2018 04:29
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/3024

Actions (login required)

View Item View Item