ADI APRIAN, . (2025) Optimalisasi Layanan Rehabilitasi Di Lembaga Pemasyarakatan Berdasarkan Permenkumham Ri Nomor 12 Tahun 2017 (Studi Di Lapas Narkotika Kelas Iia Gunung Sindur). Masters thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (869kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (339kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (152kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (160kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (55kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (920kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (275kB) |
Abstract
Optimalisasi layanan rehabilitasi di Lembaga Pemasyarakatan belum terlaksana secara optimal khususnya di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur. Penulis tertarik untuk meneliti dan menganalisis bagaimana optimalisasi layanan rehabilitasi dan apa saja yang menjadi faktor penghambat dalam optimlisasi layanan rehabilitasi berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Layanan Rehabilitasi Terhadap Tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan. Optimalisasi layanan rehabilitasi ini bertujuan agar narapidana diberikan pelayanan rehabilitasi yang tepat, dari mulai assesment kebutuhan narapidana, program yang diberikan, capaian hasil rehabilitasi yang dibutuhkan narapidana menjadi tepat sasaran. Sehingga narapidana bisa kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif. Jenis penelitian yang digunakan yaitu yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan tiga teori pendudukung yaitu Teori dasar tentang Efektivitas hukum, Teori Menengah tentang Kebijakan Kriminal, dan Teori Terapan tentang Rehabilitasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan petugas lapas, narapidana sebagai peserta rehabilitasi, dan observasi langsung terhadap pelaksanaan program rehabilitasi di Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur. Selain itu, Studi dokumen terkait Permenkumham RI Nomor 12 Tahun 2017 serta laporan pelaksanaan program layanan rehabilitasi di Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur juga menjadi sumber data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Permenkumham RI Nomor 12 Tahuun 2017 di lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur telah berjalan, namun masih terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan anggaran, terbatasnya sumber daya manusia, sarana dan prasarana serta koordinasi antar pihak terkait. Optimalisasi layanan rehabilitasi dapat dicapai melalui pengalokasian anggaran yang diberikan kepada Lapas yang memadai, memberikan pelatihan dan menyediakan sumber daya manusia yang cukup, dan kolaborasi yang lebih baik dengan pihak eksternal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktikis bagi Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur dan Lembaga Pemasyarakatan Llainnya dalam meningkatkan kualitas layanan rehabilitasi narkotika.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 12:10 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 12:10 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/21313 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
