Wisda Fauzan, . (2026) Analisis Performa Motor Induksi 3 Fasa Pada Beban Penuh Dan Tanpa Beban. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (491kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (26kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (649kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (271kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (265kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (77kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (443kB) |
Abstract
Analisis Performa Motor Induksi 3 Fasa pada Beban Penuh dan Tanpa Beban Motor induksi tiga fasa banyak digunakan pada sistem industri karena memiliki keandalan tinggi, konstruksi sederhana, serta kebutuhan akan perawatan yang relatif rendah. Dalam pengoperasiannya, performa motor induksi dipengaruhi oleh pembebanan yang berdampak terhadap karakteristik kelistrikan dan mekanik motor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa motor induksi tiga fasa tipe rotor belitan pada kondisi tanpa beban dan beban penuh berdasarkan hasil pengujian langsung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan melakukan pengukuran langsung terhadap parameter kelistrikan motor. Parameter yang dianalisis meliputi arus stator, daya semu, daya aktif, daya reaktif, serta faktor daya (cos φ). Pengujian dilakukan pada sistem tiga fasa dengan frekuensi 50 Hz menggunakan alat ukur digital seperti power meter dan multimeter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan beban dari 50 kg menjadi 500 kg menyebabkan arus meningkat dari 15,7 A menjadi 115,4 A atau naik sebesar 99,7 A. Daya semu meningkat dari 10.330 VA menjadi 75.900 VA, sedangkan daya aktif meningkat dari 8.770 W menjadi 64.520 W. Nilai faktor daya (cos φ) rata-rata berada pada kisaran 0,85 yang menunjukkan bahwa motor bekerja dengan efisiensi daya yang cukup baik dan masih dalam rentang yang diperbolehkan menurut standar instalasi listrik (PUIL). Tegangan antar fasa relatif stabil pada kisaran 379–381 V selama pengujian, dan kecepatan rotor tetap pada 2900 rpm. Kenaikan beban berbanding lurus dengan peningkatan arus dan daya, sementara kestabilan tegangan masih berada dalam batas toleransi instalasi sesuai standar PUIL. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan pengukuran langsung pada kondisi operasional industri nyata, sehingga data yang diperoleh merepresentasikan karakteristik aktual motor, bukan berdasarkan simulasi atau pendekatan teoritis.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 05 Sep 2026 07:25 |
| Last Modified: | 05 Sep 2026 07:25 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/21171 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
