Pengendalian Kualitas Produk Special Cutting Tool Menggunakan Metode Quality Control Circle (Qcc) Dan Failure Mode And Effect Analysis (Fmea) Untuk Mengendalikan Defect Di Pt. Santoso Teknindo (Sti)

VICENTIUS LILIS EKO APRIYANTO, . (2026) Pengendalian Kualitas Produk Special Cutting Tool Menggunakan Metode Quality Control Circle (Qcc) Dan Failure Mode And Effect Analysis (Fmea) Untuk Mengendalikan Defect Di Pt. Santoso Teknindo (Sti). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (832kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (425kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (230kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (676kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (180kB)
[img] Text
jurnal.pdf
Restricted to Registered users only

Download (620kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengendalikan defect pada produk special cutting tool berbahan carbide tungsten di PT. Santoso Teknindo (STi). Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah tingginya tingkat defect yang melebihi batas toleransi, sehingga berpotensi menurunkan kualitas produk dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini berupaya menjawab pertanyaan mengenai tingkat defect yang terjadi, faktor penyebabnya, serta langkah perbaikan yang tepat untuk mengendalikannya. Metode yang digunakan adalah Quality Control Circle (QCC) sebagai pendekatan perbaikan berkelanjutan melalui tahapan identifikasi masalah, analisis penyebab, hingga perumusan solusi, yang dipadukan dengan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengukur tingkat risiko kegagalan berdasarkan nilai severity, occurrence, dan detection. Data penelitian diperoleh dari catatan produksi periode April 2024–Maret 2025 serta observasi langsung pada proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat defect special cutting tool masih melampaui batas standar yang ditetapkan perusahaan, dengan jenis defect utama adalah ukuran tidak sesuai. Berdasarkan analisis FMEA, diperoleh prioritas penyebab kegagalan yang perlu segera ditangani, antara lain ketidaksesuaian prosedur kerja, keterbatasan pengendalian proses, serta kesalahan operator dalam pengukuran. Melalui penerapan QCC dan FMEA, dirumuskan usulan perbaikan berupa standarisasi prosedur kerja, peningkatan disiplin inspeksi, serta penguatan kompetensi operator. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi metode QCC dan FMEA efektif digunakan dalam mengidentifikasi akar penyebab defect sekaligus menyusun rekomendasi perbaikan yang sistematis untuk menurunkan tingkat kegagalan produk dan meningkatkan kualitas produksi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 03 Sep 2026 12:11
Last Modified: 03 Sep 2026 12:11
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/21143

Actions (login required)

View Item View Item