Strategi Perawatan Pada Mesin Former Untuk Mengurangi Kegagalan Dengan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (Rcm) Dan Failur Mode And Effect Analysis (Fmea) Di Pt Hi-Lex Parts Indonesia

LARAS ANJANI PUTRI, . (2026) Strategi Perawatan Pada Mesin Former Untuk Mengurangi Kegagalan Dengan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (Rcm) Dan Failur Mode And Effect Analysis (Fmea) Di Pt Hi-Lex Parts Indonesia. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER .pdf
Restricted to Registered users only

Download (776kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (822kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (604kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (348kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (275kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (526kB)

Abstract

PT. HI-Lex Parts Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi komponen otomotif seperti control cable, window regulator, door latch, dan metal component untuk kendaraan bermotor, alat berat, serta kereta api. Selama bulan Oktober 2024 – Maret 2025 mesin Former sering mengalami downtime dengan waktu rata-rata 3,54 jam dari 21,28 jam yang disebabkan kendala pada waktu setup hingga keterlambatan pada proses produksi. Maka diperlukannya perawatan mesin yang lebih efektif untuk mengidentifikasi penyebab downtime. Perawatan didefinisikan sebagai kegiatan untuk memelihara fasilitas atau peralatan serta menentukan strategi perawatan yang optimal karena penghentian produksi mengakibatkan adanya downtime mesin. Untuk menurunkan downtime mesin diperlukan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) yang didukung dengan FMEA untuk menghilangkan kegagalan dan LTA merupakan proses kualitatif digunakan untuk mengetahui konsekuensi yang ditimbulkan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil perhitungan RPN tertinggi pada tabel FMEA adalah 250 dan Interval Perawatan menunjukkan sebesar 799,79 jam, sehingga perlu perawatan preventif dan penentuan interval agar lebih tepat untuk menurunkan downtime mesin. Perusahaan disarankan untuk menerapkan strategi perawatan mesin Former berdasarkan hasil analisis RCM yang telah dilakukan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 01 Sep 2026 12:38
Last Modified: 01 Sep 2026 12:38
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/21107

Actions (login required)

View Item View Item