Pengendalian Persediaan Plafon Pvc Tipe Lpf2111 (4 Meter) Menggunakan Metode Min-Max Dan Eoq (Economic Order Quantity) Untuk Menjaga Ketersediaan Produk Secara Efisien Dan Terukur Pada Pt Fnb Indonesia

ABDUL KHOHAR, . (2026) Pengendalian Persediaan Plafon Pvc Tipe Lpf2111 (4 Meter) Menggunakan Metode Min-Max Dan Eoq (Economic Order Quantity) Untuk Menjaga Ketersediaan Produk Secara Efisien Dan Terukur Pada Pt Fnb Indonesia. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (876kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (375kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (554kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (316kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (672kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (166kB)
[img] Text
jurnal.pdf
Restricted to Registered users only

Download (543kB)

Abstract

PT. FNB Indonesia sebagai perusahaan distribusi bahan bangunan berbahan plastik masih menghadapi permasalahan dalam pengendalian persediaan, khususnya pada produk Plafon PVC Tipe LPF2111 (4 meter), yang ditandai dengan terjadinya kekosongan stok (stockout) dan kelebihan stok (overstock) sehingga service level perusahaan belum mencapai standar ideal dan menimbulkan pemborosan biaya persediaan serta potensi kehilangan penjualan. Objek penelitian ini adalah persediaan Plafon PVC Tipe LPF2111 (4 meter) dengan data penjualan, permintaan, dan lead time selama periode Januari sampai Desember 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian persediaan yang diterapkan perusahaan serta menentukan metode pengendalian persediaan yang lebih efisien dan terukur. Metode yang digunakan adalah metode Min-Max dan Economic Order Quantity (EOQ) dengan melakukan perhitungan safety stock, persediaan minimum dan maksimum, frekuensi pemesanan, serta total biaya persediaan dan membandingkannya dengan kebijakan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Min-Max mampu menurunkan frekuensi pemesanan dari 32 kali menjadi 11 kali per tahun dan menurunkan total biaya persediaan dari Rp 16.353.230 menjadi Rp 9.743.616 atau terjadi penghematan sebesar 40,41%, sedangkan metode EOQ menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp 7.330.834 dengan efisiensi biaya sebesar 55,17%. Namun, berdasarkan kondisi permintaan dan lead time yang belum stabil, metode Min-Max dinilai lebih sesuai untuk diterapkan di PT. FNB Indonesia karena mampu menjaga ketersediaan produk secara lebih stabil dan efisien..

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 31 Aug 2026 10:56
Last Modified: 31 Aug 2026 10:56
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/21081

Actions (login required)

View Item View Item