Pemaknaan Lirik Lagu 1984 Karya Superman Is Dead Dalam Konteks Oligarki (Kajian Semiotika Roland Barthes)

RIZKY KHOIRUL FAHRI, . (2026) Pemaknaan Lirik Lagu 1984 Karya Superman Is Dead Dalam Konteks Oligarki (Kajian Semiotika Roland Barthes). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (783kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (307kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (432kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (286kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (457kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (167kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (945kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi oligarki dalam lirik lagu 1984 karya Superman Is Dead melalui pendekataan semiotika Rolland Barthes. Fokus utama dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi makna denotatif, konatatif, dan mitos yang ada dalam lagu tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis semiotika, di mana data penelitian berupa lirik lagu yang diambil dari laman internet. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap lirik lagu 1984 yang kemudian dianalisis secara mendalam menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Teknik analisis data melibatkan tiga tahap: pertama, analisis makna denotatif yang mengungkapkan arti harfiah dari setiap simbol; kedua, analisis konotatif untuk menggali makna yang lebih dalam terkait dengan oligarki yang digambarkan; ketiga, identifikasi mitos-mitos yang terbentuk melalui simbol-simbol dalam lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini menggambarkan bentuk tindakan oligarki dan yang disamarkan sebagai keteraturan, kemajuan, dan stabilitas, padahal sesungguhnya merupakan bentuk ketimpangaan. oligarki digambarkan sebagai sebuah kekuasaan yang absolut, kekuasaan yang santun yang selalu demi kepentingan rakyat, terbentuk secara almiah, dan kebobrokannya merupakan fiksi belaka. Kesimpulannya, lirik lagu 1984 membangun wacana ideologis yang menyingkap bagaimana praktik oligarki diterima dimasyarakat melalui narasi stabilitas, kemajuan, dan keteraturan sosial yang pada akhirnya tindakan tersebut tampak sebagai sesuatu yang wajar. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kajian semiotika musik Indonesia dengan memperkaya pemahaman tentang bagaimana simbol-simbol dalam lirik lagu membentuk konstruksi makna sosial dan emosional dalam konteks budaya lokal.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 26 Aug 2026 06:25
Last Modified: 26 Aug 2026 06:25
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/21012

Actions (login required)

View Item View Item