IKA ZAHROTUN NISA, . (2026) Representasi Unsur Kebudayaan Masyarakat Brebes Selatan Dalam Antologi Cerita Rakyat Galuh Purba Karya Dimas Indiana. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (850kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (237kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (124kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (416kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (12kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (327kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi unsur-unsur kebudayaan masyarakat Brebes Selatan dalam antologi cerita rakyat Galuh Purba karya Dimas Indiana Senja. Brebes Selatan sebagai wilayah peralihan budaya Jawa dan Sunda memiliki karakteristik kebudayaan yang khas, yang tercermin secara mendalam dalam narasi, tokoh, latar, dan peristiwa dalam cerita rakyat setempat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Pendekatan antropologi sastra diterapkan dengan menggunakan landasan teori tujuh unsur kebudayaan Koentjaraningrat. Data penelitian berupa teks antologi cerita rakyat Galuh Purba dengan teknik pengumpulan data meliputi teknik baca dan catat. Proses pengumpulan data dilakukan pada rentang waktu 12 September hingga 15 November 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh unsur kebudayaan tersebut direpresentasikan secara jelas dan saling berkaitan dalam membentuk gambaran kehidupan masyarakat Brebes Selatan. Pada sistem bahasa, ditemukan fenomena toponimi asal usul daerah dan bilingualisme. Sistem ilmu pengetahuan terepresentasi melalui pengetahuan tentang alam seperti kenaikan volume air Ciheulet, serta obat-obatan tradisional untuk mengobati penyakit dari pohon supa, jahe, hingga cara mengusir hama. Sistem peralatan hidup manusia mencakup representasi rumah, pakaian, penggunaan teken atau tongkat, serta peralatan rumah tangga seperti ceting dan lain-lain. Dalam sistem mata pencaharian, narasi cerita menampilkan aktivitas bertani, berkebun, berladang, sektor wisata seperti air panas dan kali gua, hingga industri tapioka dan toko emas. Sistem kemasyarakatan tercermin melalui pola kepemimpinan, semangat gotong royong, dan budaya saling membantu antarwarga. Sistem kesenian direpresentasikan lewat pertunjukan ebeg, penggunaan instrumen gamelan, serta keberadaan situs Candi Pancurawis. Terakhir, sistem religi menonjolkan kepercayaan terhadap makhluk gaib, sosok ratu siluman Dewi Ginawati, adanya kutukan, tradisi tundan, ruwatan, wulang piwulang, orang sakti seperti Mbah Tambur, hingga penyakralan tempat sakral dan benda seperti batu lingga. Temuan ini menunjukkan pola kehidupan sosial dan nilai budaya yang mempererat hubungan manusia dengan lingkungan serta tradisinya. Dengan demikian, antologi Galuh Purba dapat dipahami sebagai karya sastra yang berfungsi secara efektif sebagai representasi identitas budaya masyarakat Brebes Selatan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 22 Aug 2026 08:10 |
| Last Modified: | 22 Aug 2026 08:10 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20996 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
