ANNISA GITA MAHMUDAH MUMPUNI, . (2026) Representasi Fakta Sosial Dalam Novel Lika Liku Luka Karya Lia Seplia:Tinjauan Sosiologi Sastra. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
File Cover.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf Restricted to Registered users only Download (217kB) |
|
|
Text
Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (262kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (352kB) |
|
|
Text
Bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (204kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (438kB) |
Abstract
Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami fakta sosial non material dalam novel Lika Liku Luka karya Lia Seplia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penulis menerapkan pendekatan sosiologi sastra dengan menggunakan teori fakta sosial dari Emile Durkheim sebagai dasar utama untuk interpretasi. Data yang dikumpulkan berasal dari kutipan, frasa, dan kalimat yang menunjukkan adanya unsur fakta sosial non material dari novel Lika Liku Luka karya Lia Seplia. Teknik pengumpulan data mencakup baca dan catat yang dilakukan pada September 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan bahwa representasi fakta sosial nonmaterial berdasarkan pemikiran Durkheim ditemukan sebanyak 60 data meliputi 17 data moralitas, 11 data kesadaran kolektif, 20 data representasi kolektif, dan 12 data arus sosial. Pada representasi moralitas sebagai sistem nilai dan norma yang diinternalisasikan, terwujud dalam berbagai intraksi dan keputusan para tokoh. Nilai-nilai seperti pengabdian, kasih sayang, ketahanan, kejujuran, dan tanggung jawab memandu karakter dalam menghadapi trauma emosional, tekanan dari lingkungan, dan konflik dalam kehidupan. Representasi fakta sosial nonmaterial kesadaran kolektif, sebagai keseluruhan keyakinan dan perasaan yang dianut bersama, dapat terlihat dalam cara pandang masyarakat terhadap peran gender, dunia kerja, dan posisi seseorang dalam struktur sosial. Representasi kolektif dalam novel Lika Liku Luka muncul melalui simbol-simbol sosial, pemikiran publik, dan praktik-praktik sosial yang berkembang di tengah masyarakat, seperti budaya penilaian di ruang publik dan perbedaan antara kepedulian moral yang diungkapkan dengan tindakan sosial yang dilakukan. Representasi fakta sosial dalam novel tersebut berupa hubungan yang kompleks antara individu dan masyarakat melalui berbagai tekanan sosial, stigma, norma budaya, serta nilai-nilai moral yang memengaruhi sikap dan keputusan hidup tokoh. Fakta sosial ini bersifat eksternal dan mengikat, sehingga mendorong individu untuk menyesuaikan diri dengan standar kolektif. Dengan demikian, penelitian ini mencerminkan realitas sosial dan keadaan sosial yang dekat dengan masyarakat terutama terkait isu-isu sosial yang dihadapi oleh remaja yang ditampilkan melalui kekuatan kolektif dalam karya sastra. Penelitian ini mendukung teori Emile Durkheim bahwa faktasosial merupakan wujud nyataatas nilai kolektif, norma yang berasal dari luar individu yang belaku di masyarakat yang menunjukan cara berpikir, dan bertindak dalam kehidupan sosial.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 22 Aug 2026 05:22 |
| Last Modified: | 22 Aug 2026 05:22 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20990 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
