Pengaruh Harga Minyak, Harga Emas Dan Harga Batu Bara Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Di Bursa Efek Indonesia Pada Periode 2015-2024

AYU RISMAWATI, . (2026) Pengaruh Harga Minyak, Harga Emas Dan Harga Batu Bara Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Di Bursa Efek Indonesia Pada Periode 2015-2024. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
cover.pdf
Restricted to Registered users only

Download (496kB)
[img] Text
Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (174kB)
[img] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (146kB)
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB)
[img] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (212kB)
[img] Text
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (96kB)
[img] Text
jurnal.pdf
Restricted to Registered users only

Download (676kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga minyak, harga emas, dan harga batu bara terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015–2024. IHSG sebagai indikator utama pasar modal Indonesia sangat dipengaruhi oleh dinamika variabel global, termasuk pergerakan harga komoditas energi dan logam mulia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosiatif untuk menggambarkan pola data serta mengukur hubungan antarvariabel. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda guna mengetahui pengaruh parsial maupun simultan dari ketiga variabel independen terhadap IHSG. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Investing.com dan Bursa Efek Indonesia, kemudian diolah menggunakan perangkat statistik sesuai ketentuan model regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga minyak, harga emas, dan harga batu bara memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap IHSG, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa fluktuasi harga komoditas global berperan penting dalam pergerakan pasar saham Indonesia. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 80,8% menegaskan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan perubahan IHSG secara kolektif sebesar 80,8%, sedangkan sisanya sebesar 19,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi investor, analis pasar, serta peneliti terkait hubungan antara komoditas global dan pasar modal Indonesia.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 17 Jul 2026 11:36
Last Modified: 17 Jul 2026 11:36
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20496

Actions (login required)

View Item View Item