Analisis Pendekatan Restorative Justice Terhadap Perlindungan Korban Dalam Tindak Pidana Penyalahgunaan Media Sosial Di Indonesia (Studi Kasus Putusan No.87/Pid.B/2021/Pn Ktg)

FA’ ATULO GEA, . (2026) Analisis Pendekatan Restorative Justice Terhadap Perlindungan Korban Dalam Tindak Pidana Penyalahgunaan Media Sosial Di Indonesia (Studi Kasus Putusan No.87/Pid.B/2021/Pn Ktg). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (904kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (252kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (101kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (246kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (92kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (281kB)

Abstract

Kemajuan sistem digital dan sarana komunikasi di Indonesia telah menggeser pola hidup masyarakat secara luas, menghadirkan peluang sekaligus risiko, di mana salah satu konsekuensi merugikan yang timbul ialah penyalahgunaan media sosial yang berpotensi menimbulkan perbuatan melawan hukum yang menyerang kehormatan seseorang dan menimbulkan dampak merugikan bagi pihak yang dirugikan, baik secara psikologis, sosial, maupun ekonomi. Pengaturan mengenai delik pencemaran reputasi melalui platform digital tercantum dalam ketentuan Pasal 27 ayat (3) yang dikaitkan dengan Pasal 45 ayat (3) UU ITE, sebagaimana direvisi, dan dalam Putusan Nomor 87/Pid.B/2021/PN Ktg terdakwa dinyatakan terbukti terhadap korban melalui unggahan di media sosial Facebook, sehingga dijatuhi pidana penjara selama tiga bulan disertai perampasan barang bukti. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan pendekatan restorative justice terhadap perlindungan korban dalam tindak pidana penyalahgunaan media sosial serta apakah pertimbangan hakim dalam Putusan tersebut menunjukkan penerapan nilai- nilai pemulihan hubungan sosial, sementara penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif sebagai kerangka analisis bahan hukum kepustakaan yang bersumber dari Sumber kajian meliputi regulasi tertulis, yurisprudensi, literatur akademik, serta publikasi ilmiah, dengan analisis kualitatif normatif yang menunjukkan bahwa penggunaan restorative justice dalam kasus tersebut belum dilaksanakan secara optimal karena proses penyelesaian perkara masih lebih menitikberatkan pada pemidanaan terhadap pelaku dibandingkan dengan pemulihan kerugian dan pemulihan nama baik korban. Tidak terdapat kesepakatan perdamaian, permintaan maaf, maupun pemberian kompensasi kepada korban sebagaimana prinsip keadilan restoratif, sehingga perlindungan korban belum sepenuhnya terpenuhi dan putusan tersebut belum mencerminkan keadilan restoratif secara menyeluruh.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 07 Jul 2026 11:54
Last Modified: 07 Jul 2026 11:54
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20377

Actions (login required)

View Item View Item