DICKY HAQQI AUFA, . (2026) Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan Ditinjau Dari Pasal 363 Ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Kuhp) (Analisis Putusan Pengadilan Nomor 56/Pid.B/2022/Pn Pmk). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (886kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (207kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (239kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (73kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (214kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (63kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (178kB) |
Abstract
Tindak Pidana pencurian ini merupakan Pencurian yang dapat terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari pencurian kecil-kecilan hingga pencurian skala besar yang melibatkan kelompok kejahatan terorganisir. Pencurian mempunyai dampak negatif baik terhadap individu maupun masyarakat secara keseluruhan. Korban pencurian tidak hanya kehilangan seluruh harta bendanya, namun sering kali menderita tidak hanya kerugian materiil tetapi juga kerugian emosional dan psikologis. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah Bagaimana Penerapan Pasal 363 ayat 1 ke 3 dan 4 dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan pada Putusan Pengadilan Nomor 56/Pid.B/2022/PN Pmk. Apakah Pertimbangan Hakim dengan tidak adanya pemberatan dalam Putusan Pengadilan Nomor 56/Pid.B/2022/PN Pmk sudah sesuai dengan Teori Pemidanaan. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan menggunakan bahan hukum kepustkaaan dari berbagai literatur seperti buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dll. Analisis bahan hukum yang sudah diperoleh dari sumber kepustakaan nantinya dikumpulkan dan dianalisis menggunakan penelitian normatif atau kualitatif, yaitu menggunakan cara penafsiran terhadap bahan-bahan hukum yang telah diolah. Hasil penelitian menunjukan Penerapan Pasal 363 ayat (1) ke 3 dan ke 4 dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan pada Putusan Pengadilan Nomor 56/Pid.B/2022/PN Pmk yang didakwakan oleh Penuntut Umum dalam dakwaan tunggal nya masih belum sesuai dengan teori Pemidanaan yang digunakan dalam penelitian ini karena Pencurian yang diterangkan dalam butir 3 dan disertai dengan salah satu hal butir 4 dan 5 sudah diatur sendiri dalam Pasal 363 ayat 2 nya dengan ancaman pidana penjara 9 tahun. Berbeda dengan ayat 1 yang diancam pidana penjara paling lama 7 tahun. Dalam pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 56/Pid.B/2022/PN Pmk, bahwa Jika melihat dari pertimbangan hakim dalam putusan nomor 56/Pid.B/2022/PN Pmk belum menerapkan pemberatan untuk para terdakwa karena seharusnya hakim dalam memutus perkara nomor 56/Pid.B/2022/PN Pmk menerapkan Pasal 363 ayat (2).
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 11:31 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 11:31 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20376 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
