Implementasi Perlindungan Hukum Bagi Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Pelecehan Seksual (Studi Pada Unit Pelayanan Perempuan Dan Anak Kepolisian Resort Tangerang Selatan)

SARAH RUKMANA FADILAH, . (2026) Implementasi Perlindungan Hukum Bagi Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Pelecehan Seksual (Studi Pada Unit Pelayanan Perempuan Dan Anak Kepolisian Resort Tangerang Selatan). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (973kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (324kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (331kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (242kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (448kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (341kB)

Abstract

Anak sebagai korban tindak pidana pelecehan seksual sangat marak terjadi dikalangan masyarakat, khususnya di kota tangerang selatan. Tindak pidana pelecehan seksual yang dilakukan pelaku tidak hanya di wilayah-wilayah tertentu saja, bahkan tindak pidana pelecehan seksual ini terjadi dikalangan keluarga korban. Pihak kepolisian yang mempunyai tugas dan wewenang dalam memelihara keamanan, menjaga ketertiban serta memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat. Angka pelecehan seksual di Indonesia dan termasuk di wilayah Kota Tangerang Selatan terus meningkat setiap tahunnya. Pemilihan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Kepolisian Resort Tangerang Selatan didasarkan pada pertimbangan bahwa unit ini merupakan lembaga kepolisian yang secara langsung menangani kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terkait proses dan atau implementasi perlindungan hukum bagi anak sebagai korban tindak pidana pelecehan seksual serta kendala yang dihadapi oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Kepolisian Resort Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris melalui studi kepustakaan, wawancara, dan observasi langsung di Unit PPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum telah diupayakan melalui langkah preventif dan represif, meliputi pendampingan korban, pemeriksaan ramah anak, pengamanan barang bukti, serta koordinasi dengan instansi terkait. Namun demikian, implementasi perlindungan masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas pendukung yang belum memadai, serta faktor budaya yang menyebabkan rendahnya pelaporan dari masyarakat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 06 Jul 2026 07:43
Last Modified: 06 Jul 2026 07:43
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20356

Actions (login required)

View Item View Item