MARIA NURSIANA LALIAN, . (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENGGUNA JASA LAUNDR Y BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Kasus di Dinar’s Laundry Kebun Nanas Kota Tangerang). Other thesis, Universitas pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (578kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (323kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (353kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (416kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (314kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (291kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (372kB) |
Abstract
Studi ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen pengguna jasa laundry berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Fenomena meningkatnya penggunaan jasa laundry seiring dengan gaya hidup masyarakat modern menimbulkan berbagai persoalan hukum, terutama ketika terjadi kelalaian dalam pelayanan seperti kehilangan, kerusakan pakaian, luntur, tertukar, hingga pencucian yang tidak sesuai standar. Selain itu, masih ditemukan adanya klausula baku yang dicantumkan pelaku usaha dalam nota laundry yang berpotensi merugikan konsumen dan tidak sejalan dengan prinsip keadilan serta ketentuan Pasal 18 UUPK. Kondisi tersebut menunjukkan adanya ketidakseimbangan posisi antara pelaku usaha dan konsumen, sehingga perlindungan hukum menjadi hal yang sangat penting untuk memberikan kepastian dan rasa aman bagi konsumen. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris, dengan pendekatan perundang-undangan serta didukung oleh data lapangan dari Dinar’s Laundry Kebun Nanas Kota Tangerang. Penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, dan telaah terhadap dokumen-dokumen layanan laundry. Analisis dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan kewajiban pelaku usaha sebagaimana diatur dalam Pasal 7 UUPK, implementasi tanggung jawab pelaku usaha terhadap kerugian konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal 19 UUPK, serta kesesuaian praktik usaha laundry terhadap asas-asas perlindungan konsumen yang meliputi asas manfaat, keadilan, keseimbangan, keamanan dan keselamatan, serta kepastian hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum preventif bagi konsumen belum sepenuhnya diterapkan oleh pelaku usaha, terutama terkait transparansi informasi, penyampaian risiko layanan, dan pencantuman klausula baku yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum. Sementara itu, perlindungan hukum represif melalui mekanisme ganti rugi sudah diterapkan, namun belum optimal dan masih bersifat terbatas karena pelaku usaha membatasi nilai kompensasi melalui ketentuan sepihak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perlindungan hukum konsumen, menjadi referensi bagi pelaku usaha dalam memperbaiki standar pelayanan, serta memberikan masukan bagi pemerintah dalam memperkuat pengawasan terhadap usaha jasa laundry agar sesuai dengan prinsip-prinsip perlindungan konsumen.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 07:05 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 07:05 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20349 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
