JESSICA GALUH SHAFINKA, . (2026) Penerapan Asas Itikad Baik Dalam Penyelesaian Wanpretasi Perjanjian Jual Beli (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 4796 K/Pdt/2024). Other thesis, Universitas pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (868kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (804kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (456kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (308kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (367kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (304kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (657kB) |
Abstract
Asas itikad baik merupakan prinsip fundamental dalam hukum perjanjian yang berfungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan hak dan kewajiban para pihak. Namun, dalam praktik penyelesaian sengketa wanprestasi, penerapan asas itikad baik masih sering menimbulkan perbedaan penafsiran, terutama ketika debitur tidak memenuhi prestasi secara penuh tetapi tetap menunjukkan upaya nyata untuk melaksanakan kewajibannya. Kondisi tersebut tercermin dalam sengketa perjanjian jual beli peralatan rumah tangga antara PT Bai Chuan Indonesia dan Toko Chandra Jaya yang diputus melalui Putusan Mahkamah Agung Nomor 4796 K/Pdt/2024, di mana terdapat perdebatan mengenai batasan hukum penilaian itikad baik dalam menentukan adanya wanprestasi. Penelitian ini penting dilakukan karena KUHPerdata belum memberikan parameter yang jelas mengenai penilaian itikad baik dalam penyelesaian wanprestasi, khususnya dalam perjanjian jual beli dengan mekanisme pembayaran cicilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis batasan hukum penilaian itikad baik dalam penyelesaian wanprestasi perjanjian jual beli peralatan rumah tangga ditinjau dari KUHPerdata, serta mengkaji pengaruh pengakuan itikad baik Tergugat melalui pembayaran cicilan terhadap penilaian wanprestasi berdasarkan Pasal 1338 KUHPerdata. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus melalui analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 4796 K/Pdt/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian wanprestasi tidak dapat semata-mata didasarkan pada tidak terpenuhinya prestasi secara formil, melainkan harus mempertimbangkan itikad baik debitur yang tercermin dari sikap kooperatif dan upaya pemenuhan kewajiban. Novelty penelitian ini terletak pada perumusan itikad baik sebagai parameter korektif dalam menilai wanprestasi, yang menegaskan bahwa wanprestasi bersifat relatif dan kontekstual, bukan semata-mata pelanggaran absolut terhadap perjanjian.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 12:32 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 12:32 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20341 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
