Pengaruh Capital Resilience Dan Bank Liquidity Terhadap Credit Risk Dengan Green Credit Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris Pada Sektor Perbankan Di Asean Tahun 2019-2023)

EKA ANDITA FITRIANNISA, . (2025) Pengaruh Capital Resilience Dan Bank Liquidity Terhadap Credit Risk Dengan Green Credit Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris Pada Sektor Perbankan Di Asean Tahun 2019-2023). Masters thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
FILE BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (325kB)
[img] Text
FILE COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (839kB)
[img] Text
FILE BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (466kB)
[img] Text
FILE BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (468kB)
[img] Text
FILE BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (707kB)
[img] Text
FILE BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB)
[img] Text
jurnal.pdf
Restricted to Registered users only

Download (398kB)

Abstract

Credit risk merupakan risiko akibat kegagalan debitur dan/atau pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada bank. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh capital resilience dan bank liquidity terhadap credit risk dengan green credit sebagai variabel intervening. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif asosiatif dengan regresi data panel. Populasi penelitian ini meliputi perusahaan perbankan di kawasan ASEAN, yaitu Indonesia, Thailand, Singapura, dan Filipina pada tahun 2019-2023 berdasarkan peringkat The Banker’s Top 30 ASEAN Banks 2023. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling, dengan sampel yang diperoleh sebanyak 12 bank. Metode analisis yang digunakan adalah menggunakan program Eviews.12. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa capital resilience tidak berpengaruh terhadap credit risk. Bank liquidity berpengaruh negatif terhadap credit risk. Green credit tidak berpengaruh terhadap credit risk. Capital resilience tidak berpengaruh terhadap green credit, dan bank liquidity tidak berpengaruh terhadap green credit. Hasil uji Sobel menunjukkan green credit tidak dapat mengintervening hubungan capital resilience terhadap credit risk, dan green credit tidak dapat mengintervening hubungan bank liquidity terhadap credit risk. Penelitian ini memberikan wawasan manajerial bahwa penguatan strategi penyaluran kredit hijau merupakan langkah penting yang perlu dilakukan oleh perbankan di kawasan ASEAN. Upaya tersebut diharapkan dapat berkontribusi pada pengelolaan credit risk yang lebih baik.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 02 Jul 2026 12:10
Last Modified: 02 Jul 2026 12:10
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20321

Actions (login required)

View Item View Item