Desi Rahma Sari, . (2025) Tinjauan Yuridis Wanprestasi Dalam Perjanjian Kredit Serta Upaya Penyelesaian Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Dan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia (Studi Kasus Pada PT Bank Mandiri KCP Tangerang Bintaro Sektor III). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (988kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (233kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (309kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (143kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (228kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (92kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (273kB) |
Abstract
Lembaga perbankan merupakan badan usaha yang memberikan fungsi untuk menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kembali dalam bentuk kredit ataupun pembiayaan. Lembaga perbankan bergerak dalam kegiatan perkreditan, pemberian jasa dibidang keuangan, melyani kebutuhan pembiayaan serta melancarkan sistem mekanisme pembayaran bagi sektor perekonomian. Pemberian kredit oleh bank kepada nasabah yang di mana bank atau lembaga keuangan menyediakan uang atau tagihan berdasarkan kesepakatan pinjam meminjam, yang di tawarkan karena selain harus mengembalikan pinjaman yang telah diberikan oleh kreditur, debitur juga harus membayarkan bunga dari pinjaman tersebut yang telah disepakati di dalam perjanjian kredit. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1. Bagaimana Penyelesaian Wanprestasi Debitur Pada Perjanjian Kredit Di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk? 2. Bagaimana Akibat Hukum Perjanjian Kredit Terhadap Debitur Yang Wanprestasi?, jenis penelitian yang akan digunakan oleh penulis adalah penelitian Yuridis empiris yaitu dengan datang langsung ke Bank Mandiri KCP Tangerang Bintaro Sektor III dan melakukan wawancara. Hasil penelitian dalam menyelesaikan kredit bermasalah atau non performing loan. Ada dua strategi yang diberikan oleh Bank Mandiri yaitu melalui penyelamatan kredit dapat ditempuh melalui beberapa cara yaitu: melakukan penagihan melalui telepon atau kunjungan ke rumah debitur dan melakukan pembinaan atau pendekatan melalui surat peringatan. Sedangkan penyelesaian kredit terjadi setelah adanya pembayaran atau pelunasan, selain kedua cara tersebut ada cara berikutnya yaitu penyelesaian secara non litigasi merupakan proses penyelesaian sengketa tanpa melalui proses litigasi di pengadilan.Apabila penyelesaian sengketa secara non litigasi masih belum menemukan jalan keluar maka akan berlanjut dengan proses secara litigasi. Akibat hukum bagi debitur yang wanprestasi sesuai dengan pasal 1243 KUH Perdata, debitur harus membayar kerugian yang di derita oleh kreditur.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bank, Kredit, Wanprestasi, Ganti rugi, Perikatan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 03:17 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 03:17 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20275 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
