Cindy Lukcy, . (2025) Perlindungan Hukum Bagi Penjual Akibat Pembatalan Transaksi Cod (Cash On Delivery) Oleh Konsumen Di Marketplace Lazada (Studi Kasus di Bengkel Setia Motor Cikande). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (688kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (210kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (301kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (327kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (114kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (319kB) |
Abstract
Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan e-commerce di Indonesia telah meningkat pesat, dan metode pembayaran COD menjadi salah satu pilihan favorit bagi konsumen. Meskipun COD memberikan kenyamanan, metode ini juga menimbulkan tantangan signifikan bagi penjual, terutama terkait dengan fenomena pembatalan transaksi secara sepihak oleh konsumen. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis perlindungan hukum yang tersedia bagi penjual akibat pembatalan transaksi COD dan untuk mengeksplorasi strategi yang dapat diambil oleh penjual untuk mengurangi risiko tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris, yang menggabungkan data primer dari wawancara dengan pihak Bengkel Setia Motor Cikande dan data sekunder dari literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjual sering mengalami kerugian yang substansial, baik dari segi finansial maupun reputasi. Pembatalan sepihak oleh konsumen tidak hanya berdampak pada pendapatan penjual, tetapi juga menurunkan kepercayaan konsumen terhadap bisnis mereka. Meskipun ada undang-undang yang mengatur perlindungan konsumen di Indonesia, implementasi dari regulasi tersebut sering kali tidak mencukupi untuk melindungi hak-hak penjual. Berdasarkan analisis yang dilakukan, disarankan agar penjual melakukan verifikasi pesanan sebelum pengiriman dan meningkatkan komunikasi dengan konsumen. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengurangi tingkat pembatalan dan meningkatkan keterlibatan konsumen dalam proses transaksi. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya pengembangan regulasi yang lebih baik untuk melindungi penjual, agar tercipta keseimbangan dalam ekosistem e-commerce yang semakin kompleks. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan kontribusi yang berarti bagi pengembangan hukum dan regulasi di bidang e-commerce, serta mendorong penjual untuk mengambil langkah-langkah proaktif dalam menghadapi tantangan yang ada. Diharapkan juga bahwa hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pihak-pihak terkait, baik dalam hal kebijakan maupun praktik bisnis di era digital.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perlindungan hukum; pembatalan transaksi; COD |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 03:04 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 03:04 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20272 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
