Efektivitas Pemidanaan Terhadap Pengedar Narkotika Golongan I Dalam Perspektif Tujuan Pemidanaan Di Indonesia (Studi Kasus Putusan Nomor : 338/Pid.Sus/2023/Pn Pkl)

DODI SETIAWAN, . (2025) Efektivitas Pemidanaan Terhadap Pengedar Narkotika Golongan I Dalam Perspektif Tujuan Pemidanaan Di Indonesia (Studi Kasus Putusan Nomor : 338/Pid.Sus/2023/Pn Pkl). Masters thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (713kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (177kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (197kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (39kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (296kB)

Abstract

Peredaran narkotika golongan I di Indonesia terus meningkat dan menjadi ancaman serius, meskipun telah diberlakukan sanksi berat melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, seperti pidana penjara jangka panjang, hukuman mati, dan denda besar. Kenyataannya, angka pelanggaran dan residivisme masih tinggi, menandakan bahwa pemidanaan belum efektif memberikan efek jera. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan studi kepustakaan untuk mengkaji efektivitas pemidanaan terhadap pengedar narkotika golongan I serta menilai kesesuaiannya dengan tujuan pemidanaan di Indonesia, yakni memberikan efek jera, melindungi masyarakat, dan menegakkan keadilan. Studi kasus Putusan Nomor 338/Pid.Sus/2023/PN Pkl menunjukkan bahwa meskipun pemidanaan telah diarahkan pada unsur pembalasan dan pencegahan, aspek rehabilitasi masih belum optimal. Hal ini menciptakan kesenjangan antara harapan masyarakat dan kenyataan penegakan hukum. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pemidanaan dengan pendekatan yang lebih integratif, mencakup rehabilitasi pelaku agar tidak hanya dihukum, tetapi juga dibina. Selain itu, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan korupsi menuntut adanya sinergi antar lembaga serta konsistensi dalam putusan hukum untuk menciptakan sistem pemidanaan yang tegas namun adaptif. Sistem peradilan pidana perlu mengintegrasikan rehabilitasi, peningkatan kapasitas aparat, dan pedoman pemidanaan yang jelas guna mewujudkan penanggulangan narkotika yang lebih efektif dan berkeadilan Peningkatan kapasitas aparat, penerapan SOP yang jelas, sinergi antar lembaga, kebijakan adaptif, dan penguatan rehabilitasi diperlukan untuk memperkuat efektivitas penegakan hukum terhadap pengedar narkotika golongan I di Indonesia.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 17 Jun 2026 11:59
Last Modified: 17 Jun 2026 11:59
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/20134

Actions (login required)

View Item View Item