Analisa Persediaan Bahan Baku Ayam Ungkep Dengan Metode Single Moving A Veragedan Economic Order Quantity (Eoq) Di Pt Rampai Berkah Bersama

ELVIRA IQNATYA FELYSIA, . (2025) Analisa Persediaan Bahan Baku Ayam Ungkep Dengan Metode Single Moving A Veragedan Economic Order Quantity (Eoq) Di Pt Rampai Berkah Bersama. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (775kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (251kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (507kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (276kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (487kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (186kB)
[img] Text
jurnal.pdf
Restricted to Registered users only

Download (522kB)

Abstract

Perkembangan perekonomian global dan pesatnya persaingan industri Food & Beverage menuntut perusahaan meningkatkan efisiensi operasional, termasuk dalam pengendalian persediaan bahan baku. PT Rampai Berkah Bersama, sebagai perusahaan kuliner dengan produk utama ayam ungkep, masih menggunakan sistem pengendalian persediaan konvensional berbasis perkiraan visual, sehingga terjadi akumulasi stok akhir sebesar 905 pack pada periode April 2024—Maret 2025 yang menambah beban biaya penyimpanan. Penelitian ini bertujuan membandingkan sistem konvensional dengan metode Single Moving Average (SMA) dan Economic Order Quantity (EOQ), serta menganalisis faktor- faktor yang memengaruhi kondisi persediaan. Hasil perhitungan menunjukkan EOQ lebih efisien dibandingkan kebijakan lama. Sistem perusahaan dengan rata-rata 55 pack/order dan frekuensi 232 kali/tahun menghasilkan biaya Rp.5.077.680/tahun, sedangkan EOQ menekan biaya menjadi Rp.2.594.592/tahun dengan jumlah pemesanan 1.113 pack. EOQ juga memberikan parameter pengendalian yang lebih terukur, yaitu safety stock 50 pack, reorder point 157 pack, dan maximum inventory 1.163 pack. Selain itu, analisis faktor menunjukkan lima penyebab utama ketidakefisienan persediaan, yaitu faktor manusia, material, metode, mesin, dan lingkungan, dengan faktor metode sebagai penyebab dominan. Dengan demikian, penerapan EOQ terbukti efektif menekan biaya, meningkatkan stabilitas persediaan, serta mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 05 Jun 2026 09:22
Last Modified: 05 Jun 2026 09:22
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19995

Actions (login required)

View Item View Item