Kepastian Hukum Dan Implikasi Perkawinan Dini Dalam Perspektif Hukum Perdata (Studi Kasus Desa Cikuda Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor)

Wina Aningrum, . (2025) Kepastian Hukum Dan Implikasi Perkawinan Dini Dalam Perspektif Hukum Perdata (Studi Kasus Desa Cikuda Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (492kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (290kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (411kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (147kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (378kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepastian hukum dan dam- pak dari praktik perkawinan dini yang terjadi di Desa Cikuda, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, dengan menggunakan pendekatan hukum perdata dan hukum Islam. Perkawinan dini masih sering ditemukan di daerah tersebut dan men- imbulkan berbagai persoalan hukum dan sosial, terutama yang berkaitan dengan status hukum anak yang dilahirkan dari perkawinan tersebut serta kondisi per- empuan yang menikah pada usia yang belum matang secara fisik maupun mental. Fokus utama dari penelitian ini adalah mengkaji bagaimana pengakuan hukum ter- hadap anak hasil perkawinan dini, serta dampak sosial, ekonomi, dan hukum yang dialami oleh perempuan dan anak yang menjadi bagian dari praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dan data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan narasumber, observasi di lapangan, serta dokumentasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut hukum Islam, anak yang lahir dari perkawinan dini tetap dianggap sah selama perkawinan dilakukan sesuai rukun dan syarat nikah yang ditetapkan syar- iat. Namun, dalam konteks hukum perdata, timbul ketidakpastian hukum apabila perkawinan tidak dicatatkan secara resmi pada instansi berwenang, seperti Kantor Urusan Agama atau Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yang berimplikasi pada sulitnya anak memperoleh hak keperdataan seperti akta kelahiran, hak waris, dan perlindungan hukum lainnya. Di sisi lain, perempuan yang menikah di usia dini menghadapi berbagai kerentanan, baik dari sisi kesehatan reproduksi, gangguan ter- hadap kelangsungan pendidikan, hingga ketidakstabilan ekonomi akibat kurangnya kesiapan menghadapi kehidupan rumah tangga. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian hukum, serta menjadi bahan pertimbangan praktis dalam merumuskan kebijakan perlindungan anak dan perempuan terhadap praktik perkawinan dini yang masih terjadi di masyarakat.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: kepastian hukum, perkawinan dini, hukum perdata, hukum Is- lam, anak
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 05 Jun 2026 06:32
Last Modified: 05 Jun 2026 06:32
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19984

Actions (login required)

View Item View Item