Ucih, . (2025) Pengaruh Kesejahteraan Keluarga Pernikahan Dini Terhadap Pembangunan Nasional Berdasarkan Undang- Undang Nomor 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga (Studi Kasus di Desa Batok, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (894kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (223kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (269kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (70kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (419kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (64kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (33kB) |
Abstract
Kesejahteraan keluarga yang menikah muda berperan penting dalam pembangunan nasional. Pembangunan nasional mencakup semua aspek kehidupan masyarakat, termasuk membangun keluarga yang sejahtera. Jika keluarga sejahtera, maka pembangunan nasional akan lebih mudah tercapai karena kualitas sumber daya manusia meningkat dan kondisi sosial ekonomi stabil. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana kesejahteraan keluarga yang menikah muda mempengaruhi pembangunan nasional sesuai dengan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Penelitian juga mengukur tingkat kesejahteraan keluarga yang menikah muda di Desa Batok, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis-empiris, yaitu meneliti hukum dengan melihat kenyataan di masyarakat. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui pengamatan langsung, wawancara mendalam, dan mempelajari dokumen- dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin sejahtera keluarga yang menikah muda, semakin baik pula pembangunan nasional. Keluarga yang sejahtera dapat memberikan kontribusi lebih baik untuk pembangunan. Sebaliknya, jika keluarga tidak sejahtera, pembangunan nasional akan terhambat. Keluarga adalah unit terkecil dalam negara, tetapi memiliki peran besar dalam menentukan berhasil tidaknya pembangunan nasional. Hasil penelitian di Desa Batok menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga yang menikah muda belum sejahtera. Hal ini berdampak pada terhambatnya pembangunan nasional. Kondisi ini berbeda dengan pasangan yang menikah pada usia matang (di atas 19 tahun) yang lebih sejahtera dan dapat memberikan kontribusi lebih baik untuk pembangunan masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kesejahteraan Keluarga, Pembangunan Nasional, Pernikahan Dini |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 07:15 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 07:15 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19961 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
