Penegakan Hukum Terhadap Penyelenggara Jalan Yang Rusak Dan Menyebabkan Kecelakaan Lalu Lintas Berdasarkan Pasal 273 Ayat (1) Undang - Undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (Studi Kasus Pada Kerusakan Jalan Pangkalan Jati Indah Depok Jawa Barat)

Suci Rachmadya Darmawel, . (2025) Penegakan Hukum Terhadap Penyelenggara Jalan Yang Rusak Dan Menyebabkan Kecelakaan Lalu Lintas Berdasarkan Pasal 273 Ayat (1) Undang - Undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (Studi Kasus Pada Kerusakan Jalan Pangkalan Jati Indah Depok Jawa Barat). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (886kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (255kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (320kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (314kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (145kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (375kB)

Abstract

Jalan rusak adalah kondisi di mana struktur dan fungsi jalan sudah tidak mampu memberikan pelayanan optimal terhadap lalu lintas yang melintas di atasnya. Jalan rusak ditandai dengan adanya kerusakan pada permukaan maupun struktur jalan sehingga menurunkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Dalam hal mengatasi permasalahan tersebut, penyelenggara jalan, baik pemerintah pusat maupun daerah, bertanggung jawab penuh atas perbaikan dan penandaan jalan rusak. Kelalaian dalam menjalankan tanggung jawab ini dapat berujung pada sanksi pidana dan perdata, serta gugatan dari masyarakat yang dirugikan. Tanggung jawab penyelenggara jalan terhadap jalan rusak diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan Indonesia, khususnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) tepatnya pada Pasal 273 ayat (1). Adapun permasalahan dalam penelitian ini yaitu apa yang menjadi penyebab penyelenggara jalan tidak segera memperbaiki jalan yang kondisinya tidak layak digunakan oleh masyarakat serta bagaimana penegakan hukum terhadap penyelenggara jalan yang kondisi jalannya rusak dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas di jalan pangkalan jati indah depok sesuai dengan ketentuan Pasal 273 ayat (1) Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan. Manfaat dalam penelitian ini, yakni diharapkan mampu meningkatkan serta mengembangkan kemampuan penulis dalam bidang hukum dan hasil penilitian ini mendapatkan gambaran secara lengkap mengenai penegakan hukum pemerintah daerah terhadap kerusakan jalan. Metode dalam penelitian ini yakni Yuridis Empiris. Penelitian secara empiris merujuk pada metode atau pendekatan yang berfokus pada pengumpulan data yang dapat diamati atau diukur secara langsung dari pengalaman atau observasi. Maka dari itu, bisa disimpulkan bahwa faktor paling utama yang menyebabkan penyelenggara jalan tidak segera memperbaiki jalan yang rusak ialah karena terhambatnya pemberian anggaran serta bentuk penindakan hukum terhadap penyelenggara jalan yang lalai dan menyebabkan kecelakaan, yaitu dengan investigasi kecelakaan terkait kondisi jalan, penerapan sanksi administratif, dukungan penegakan hukum pidana, gugatan perdata, serta evalusi kerja dan akuntabilitas.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Penyelanggara Jalan, Jalan Rusak, Penegakan Hukum
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 03 Jun 2026 07:48
Last Modified: 03 Jun 2026 07:48
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19942

Actions (login required)

View Item View Item