Putusan Pemidanaan Di Bawah Minimum Pada Pelaku Tindak Pidana Narkotika Ditinjau Dari Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 2922 K/Pid.Sus/2023)

Regina Cornel Lia Putri, . (2025) Putusan Pemidanaan Di Bawah Minimum Pada Pelaku Tindak Pidana Narkotika Ditinjau Dari Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 2922 K/Pid.Sus/2023). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (326kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (443kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (197kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (190kB)

Abstract

Narkotika di Indonesia dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). Perkembangan peredaran narkotika dari tahun ke tahun semakin meningkat, peredaran narkotika tidak hanya pada daerah perkotaan saja tetapi telah merambah ke daerah desa atau pelosok. Peredaran narkotika bersifat borderless, yang artinya dapat terjadi pada siapa saja, tidak membedakan laki-laki, perempuan, anak-anak, remaja, atau orang tua. Untuk itu diperlukan adanya upaya pencegahan hukum yang maksimal dengan peran aparat penegak hukum yang diharapkan mampu menanggulangi p emberantasan tindak pidana narkotika. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana putusan pemindanaan di bawah minimum pada pelaku tindak pidana narkotika ditinjau dari Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dalam putusan nomor 2922 K/Pid.Sus/2023. Bagaimana dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana di bawah minimum pada pelaku tindak pidana narkotika dalam putusan Mahkamah Agung Nomor 2922 K/Pid.Sus/2023. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yaitu yuridis normatif dengan menggunakan data kepustakaan dari berbagai literatur buku, jurnal, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa putusan Mahkamah Agung Nomor 2922 K/Pid.Sus/2023 tidak sesuai dengan kepastian hukum dalam ketentuan Perundang-undangan sanksi yang dikenakan dibawah batas minimum khusus yaitu hanya pidana penjara 1 tahun 6 bulan dan pidanan denda sebesar Rp. 800.000.000,00. Sedangkan didalam ketentuan perundangan-undangan Pasal 112 ayat (I) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dijelaskan bahwa pidana minimum khusus yaitu selama 4 tahun penjara.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Narkotika, pertimbangan hakim, pemidanaan, dan disparitas
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 18 May 2026 05:22
Last Modified: 18 May 2026 05:22
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19775

Actions (login required)

View Item View Item