Pengendalian Kualitas Produk Beton K250 untuk Mengurangi Defect Produk dengan Menggunakan Metode Six Sigma (DMAIC) di PT. Motive Mulia

RAUF MOECHAMAD, . (2025) Pengendalian Kualitas Produk Beton K250 untuk Mengurangi Defect Produk dengan Menggunakan Metode Six Sigma (DMAIC) di PT. Motive Mulia. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (955kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (567kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (79kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (865kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (178kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (697kB)

Abstract

Salah satu fokus utama perusahaan adalah pengendalian mutu produk beton K250, yang menjadi faktor krusial dalam menjaga kepuasan pelanggan. Untuk mendukung pengendalian kualitas tersebut, perusahaan menerapkan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) guna mengidentifikasi penyebab cacat dan menentukan langkah perbaikan. Six Sigma sendiri merupakan metode peningkatan kualitas yang bertujuan untuk menekan jumlah cacat hingga hanya 3,4 cacat per sejuta peluang. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa cacat utama pada produk beton K250 adalah beton retak sebesar 2.241 m³ dengan persentase nilai sebanyak 42% dan beton keropos sebesar 2.170 m³ dengan persentase nilai sebanyak 41%. Setelah dilakukan pengendalian kualitas menggunakan metode Six Sigma, nilai DPMO (Defects Per Million Opportunities) turun dari 14.394,01 menjadi 6.779,66, sementara level sigma meningkat dari 3,7 menjadi 4,0. Peningkatan ke level sigma 4,0 ini menunjukkan bahwa proses produksi beton K250 menjadi jauh lebih stabil dan mampu menghasilkan produk dengan tingkat cacat yang jauh lebih rendah dibandingkan sebelumnya. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) mampu secara signifikan meningkatkan kualitas produksi beton K250 di PT. Motive Mulia (Merah Putih Beton). Kata Kunci : Beton K250, Cacat Produk, DMAIC, Pengendalian Kualitas, Six Sigma.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Beton K250, Cacat Produk, DMAIC, Pengendalian Kualitas, Six Sigma.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TH Building construction
T Technology > TS Manufactures
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Rizky Andika
Date Deposited: 08 May 2026 10:40
Last Modified: 08 May 2026 10:40
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19681

Actions (login required)

View Item View Item