Optimalisasi Siklus Pengembangan Perangkat Lunak Melalui Business Process Reengineering (Bpr) Dan Critical Path Method (Cpm) Studi Kasus Pada Bank Btn Cabang Jakarta Pusat

ANUGRAH FAJAR TRIWIDYAKUMARA, . (2025) Optimalisasi Siklus Pengembangan Perangkat Lunak Melalui Business Process Reengineering (Bpr) Dan Critical Path Method (Cpm) Studi Kasus Pada Bank Btn Cabang Jakarta Pusat. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER..pdf
Restricted to Repository staff only

Download (617kB)
[img] Text
cover.pdf
Restricted to Registered users only

Download (596kB)
[img] Text
bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (194kB)
[img] Text
bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (32kB)
[img] Text
bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7kB)
[img] Text
jurnal.pdf
Restricted to Registered users only

Download (768kB)

Abstract

Teknologi Informasi akan terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman, pada saat ini penggunaan IT di Indonesia sudah mulai berkembang terutama pada sektor perbankan, saat ini sudah banyak sekali perusahaan fintech yang mulai bermunculan dan tentunya mendisrupsi bank untuk melakukan transformasi digital. Tranformasi digital ditopang oleh penggunaan sistem informasi dan juga aplikasi-aplikasi yang dapat memudahkan pengguna. Aplikasi pada TI perbankan di kelola dan dikembangkan dengan metode pengembangan perangkat lunak. Penelitian ini mengidentifikasi keterlambatan yang signifikan dalam implementasi aplikasi mobile banking, terutama selama fase requirement dan procurement. Dengan menggunakan metodologi BPR dan CPM, studi ini mengusulkan serangkaian perbaikan untuk merampingkan proses, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi jadwal proyek. Hasil menunjukkan bahwa penerapan of office automation systems, document management system dan e-procurement dapat mengurangi waktu pemrosesan secara signifikan, mencapai pengurangan 27,5 hari pada fase requirement dan 42 hari pada fase procurement. Selain itu, penerapan CPM menghasilkan 37 hari pada tahap Requirement dengan lintasan kritis meliputi jalur A, B, C, D, E, F, J, K, L, M, N, O, P, Q dan 30,5 hari pada tahap Procurement dengan lintasan kritis meliputi jalur A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, P, Q, R, S, T, U. Setiap tahapan ini harus dikelola secara efektif untuk menghindari penundaan proyek.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 08 May 2026 08:23
Last Modified: 08 May 2026 08:23
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19654

Actions (login required)

View Item View Item