Analisis Yuridis Terhadap Pemutusan Hubungan Kerja Karena Alasan Efisiensi Dalam Perspektif Pasal 154a Undang-Undang Cipta Kerja (Studi Putusan Mahkamah Agung No. 31 K/Pdt.Sus-PHI/2023)

Rahmat Fauzi Sakir, . (2025) Analisis Yuridis Terhadap Pemutusan Hubungan Kerja Karena Alasan Efisiensi Dalam Perspektif Pasal 154a Undang-Undang Cipta Kerja (Studi Putusan Mahkamah Agung No. 31 K/Pdt.Sus-PHI/2023). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (781kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (397kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (325kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (279kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (120kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (148kB)

Abstract

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) merupakan isu krusial dalam hubungan industrial, terutama ketika dilakukan dengan alasan efisiensi. Setelah diberlakukannya UU Cipta Kerja, khususnya Pasal 154A, pengaturan PHK karena efisiensi mengalami perubahan signifikan yang menimbulkan pro dan kontra terkait perlindungan pekerja. Penelitian ini berangkat dari kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 31 K/Pdt.Sus-PHI/2023 yang menilai sah atau tidaknya PHK dengan dasar efisiensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode analisis deskriptif-komparatif yang memadukan telaah terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Agung menegaskan PHK karena efisiensi sah sepanjang memenuhi syarat objektif dan prosedural sesuai UU Cipta Kerja dan PP No. 35/2021. Namun, karena prosedur tidak terpenuhi, PHK dinyatakan tidak sah, meskipun hubungan kerja tetap diputus dengan kompensasi normatif. Putusan ini menegaskan pentingnya pembuktian objektif efisiensi dan kepatuhan prosedural, serta memperkuat prinsip perlindungan pekerja dalam kerangka fleksibilitas hubungan industrial.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pemutusan Hubungan Kerja, Efisiensi, Perlindungan Hukum, Undang-Undang Cipta Kerja, Putusan Mahkamah Agung
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 05 May 2026 08:08
Last Modified: 05 May 2026 08:08
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19629

Actions (login required)

View Item View Item