Muhammad Sorgandi, . (2025) Efektivitas Program Deradikalisasi Dalam Mengubah Perilaku Warga Binaan Terorisme Berdasarkan Pasal 38 Undang - Undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan (Studi Kasus Di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (941kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (235kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (57kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (216kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (47kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (322kB) |
Abstract
Terorisme sebagai kejahatan luar biasa yang menimbulkan tantangan dalam pembinaan warga binaan, seperti kelebihan kapasitas, keterbatasan sumber daya, minimnya program khusus, dan infrastruktur. Kondisi ini berpotensi memicu residivisme dan pembentukan jaringan baru di dalam lapas. Lembaga Pemasyarakatan Sebagai Tempat sangat strategis yang memiliki peranan dalam melakukan program deradikalisasi terhadap para warga binaan teroris untuk tidak mengulangi perbuatannya. Dalam pasal 38 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Berdasarkan hasil litmas, narapidana diberikan pembinaan berupa: a) Pembinaan kepribadian; dan b) pembinaan kemandirian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas dan penerapan program deradikalisasi dalam mengubah perilaku warga binaan terorisme di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Gunung Sindur. Penelitian ini menggunakan metode hukum yuridis empiris, dengan pendekatan deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan warga binaan, serta studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara kualitatif deskriptif, menarik kesimpulan induktif dengan sampel sepuluh warga binaan terorisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program deradikalisasi di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur telah berjalan cukup efektif dalam mendorong perubahan perilaku warga binaan terorisme. Program ini mencakup pembinaan kepribadian, pendidikan, konseling, pelatihan keterampilan, dan pendampingan khusus. Narapidana yang berpartisipasi menunjukkan perubahan positif, termasuk perbaikan sikap, lunaknya ideologi radikal, dan peningkatan pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan. Meskipun efektivitas program terlihat, beberapa hak narapidana, khususnya dalam pembinaan kemandirian, belum sepenuhnya terpenuhi. Penerapan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 sangat krusial karena fokusnya pada pembinaan humanis, peningkatan pelayanan, pengamanan, dan perlindungan, yang secara keseluruhan diharapkan dapat memfasilitasi reintegrasi narapidana terorisme ke masyarakat dan menumbuhkan kembali rasa cinta Tanah Air.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Program Deradikalisasi, Warga Binaan Terorisme, Pemasyarakatan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 03:11 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 03:11 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19539 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
