Henwen, . (2025) Implikasi Putusan Mahkamah Agung Terhadap Hak Dan Kewajiban Pekerja Dalam Kasus Kecelakaan Kerja Di Pt Habco Primatama (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 55 K/pdt.sus-PHI/2021). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (262kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (180kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (289kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (277kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (171kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (498kB) |
Abstract
Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam hubungan industrial dan dapat menimbulkan dampak signifikan bagi pekerja, baik secara fisik maupun ekonomi. Oleh karena itu, perlindungan hukum terhadap pekerja yang mengalami kecelakaan kerja menjadi aspek yang sangat penting dalam sistem ketenagakerjaan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi pekerja normatif yang mengalami kecelakaan kerja berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang menggantikan beberapa ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Selain itu, penelitian ini juga menelaah Putusan Mahkamah Agung Nomor 55 K/Pdt.Sus-PHI/2021 sebagai salah satu preseden dalam kasus kecelakaan kerja. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data yang digunakan meliputi sumber hukum primer seperti peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta sumber hukum sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, dan artikel terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi telah mengatur hak-hak pekerja dalam mendapatkan perlindungan terhadap kecelakaan kerja, masih terdapat berbagai kendala dalam implementasinya. Beberapa faktor yang menjadi hambatan antara lain kurangnya pengawasan dari pemerintah terhadap kepatuhan perusahaan dalam menjalankan kewajiban jaminan kecelakaan kerja, serta ketidaktahuan pekerja terhadap hak-hak mereka. Selain itu, dalam beberapa kasus, pekerja mengalami kesulitan dalam memperoleh kompensasi akibat birokrasi yang kompleks dan tidak adanya kejelasan dalam mekanisme penyelesaian sengketa ketenagakerjaan. Putusan Mahkamah Agung Nomor 55 K/Pdt.Sus-PHI/2021 menjadi salah satu contoh penting dalam penegakan hukum terkait perlindungan tenaga kerja. Putusan ini menegaskan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab hukum dalam memberikan jaminan kecelakaan kerja kepada pekerja meskipun dalam kontrak kerja tidak dicantumkan secara eksplisit. Implikasi dari putusan ini adalah perlunya perbaikan dalam sistem perlindungan tenaga kerja, baik dari segi regulasi maupun implementasinya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kecelakaan Kerja, Ketenagakerjaan, Perlindungan Hukum |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 05:48 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 05:48 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19279 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
