Analisis Yuridis Putusan Bebas Atas Perkara Pelecehan Seksual Terhadap Anak Di Tinjau Dari Undang – Undang Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (Analisis Putusan Nomor 119/PID.SUS/2024/PT PDG)

Dimas Purnama Putra, . (2025) Analisis Yuridis Putusan Bebas Atas Perkara Pelecehan Seksual Terhadap Anak Di Tinjau Dari Undang – Undang Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (Analisis Putusan Nomor 119/PID.SUS/2024/PT PDG). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (936kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (190kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (297kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (43kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (32kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB)

Abstract

Kekerasan seksual merupakan bentuk kekerasan anak yang paling umum dan merupakan kejahatan yang sangat serius dengan dampak yang memengaruhi korban tidak hanya secara fisik tetapi juga mental dan psikologis.Pembuktian dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak memiliki kompleksitas tersendiri karena sifatnya yang sangat sensitif dan melibatkan korban anak yang rentan secara psikologis.. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah Bagaimana pertimbangan hakim dalam memutus perkara tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak dalam perkara putusan No 119/Pid.SUS/2024/PT PDG. Bagaimana peran negara dalam melindungi saksi dan korban didalam perkara putusan No. 119/Pid.SUS/2024/ PT PDG. Metode yang digunakan peneliti adalah penelitian yuridis normatif dengan menggunakan data keperpustakaan dari berbagai literatur buku, jurnal, perundang-undangan dan putusan. Analisis data dilakukan dengan normatif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukan Pasal 25 (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Memberikan fleksibilitas dalam sistem pembuktian, khususnya dalam penerimaan keterangan korban sebagai alat bukti utama selama disertai dengan alat bukti lain yang sah. Namun dalam praktiknya hakim masih membatalkan putusan Pengadilan Negeri Padang, Nomor 907/Pid.Sus/2023/PN Pdg. Serta kurangnya pengawasan dari negara dalam melindungi korban dan saksi.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kekerasan seksual terhadap anak, pertimbangan hakim, peran negara dalam perlindungan saksi dan korban
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 06 Apr 2026 07:50
Last Modified: 06 Apr 2026 07:50
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19229

Actions (login required)

View Item View Item