Analisis Perawatan Mesin Chiller Untuk Menjaga Kualitas Cold Chain Product Dengan Metode Fmea Dan Fta Di Pt Enseval Putera Megatrading Tbk.

Rafi Fuad Hadi, . (2025) Analisis Perawatan Mesin Chiller Untuk Menjaga Kualitas Cold Chain Product Dengan Metode Fmea Dan Fta Di Pt Enseval Putera Megatrading Tbk. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (994kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (166kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (643kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (79kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (349kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (69kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (265kB)

Abstract

PT Enseval Putera Megatrading Tbk. adalah perusahaan distribusi farmasi terkemuka, salah satu sistem yang digunakan adalah sistem cold chain memainkan peran krusial dalam menjaga kualitas produk yang sensitif terhadap suhu, seperti obat-obatan dan vaksin. Diantaranya adalah Mesin Chiller untuk mempertahankan suhu produk selama proses penyimpanan dan distribusi. Namun sering terjadi kerusakan pada mesin ini yang dapat menyebabkan downtime dan berisiko terhadap kualitas produk serta operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mode kegagalan dan penyebab downtime pada Mesin Chiller dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi historis downtime. Hasil FMEA menunjukkan tiga komponen dengan risiko tertinggi, yaitu Temperature Transmitter (RPN 336), Kabel dan Terminal Block (RPN 192), serta Terminal Block (RPN 175). FTA mengungkapkan bahwa akar penyebab utama adalah kurangnya preventive maintenance, pelaksanaan SOP yang tidak konsisten, dan kesalahan manusia dalam instalasi.Akar permasalahan dari faktor-faktor tersebut antara lain adalah kurangnya tindakan pemeliharaan (preventive maintenance), pelaksanaan prosedur kerja yang tidak sesuai dengan SOP, serta kesalahan manusia (human error) dalam proses instalasi dan pemeliharaan. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi perawatan yang lebih proaktif dan efisien, yang diharapkan dapat meminimalkan risiko kerusakan dan meningkatkan keandalan sistem cold chain di perusahaan. Temuan ini juga memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan strategi manajemen risiko perawatan mesin pendingin di industri distribusi farmasi.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Cold chain, Chiller, Downtime, Perawatan mesin, FMEA, FTA, Risk Priority Number
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 06 Mar 2026 03:54
Last Modified: 06 Mar 2026 03:54
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19066

Actions (login required)

View Item View Item