Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Corian Furniture Menggunakan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Min-Max Di Pt. Cornelius Corianindo

Lukmanul Hakim Al Muksini Dhuwirya, . (2025) Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Corian Furniture Menggunakan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Dan Min-Max Di Pt. Cornelius Corianindo. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (775kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (169kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (303kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (164kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (567kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (44kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (336kB)

Abstract

Masalah yang dihadapi PT. Cornelius Corianindo adalah Persediaan mengalami overstock dimana total persediaan akhir masih tersisa bahan baku sebanyak 504 lembar mengingat harga bahan baku yang tinggi perlu dilakukan analisa agar penggunaan bahan baku sesuai dengan kebutuhan. Berdasarkan masalah yang terjadi di Perusahaan maka peneliti menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) Dan Min-Max. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya selisih stock bahan baku corian furniture dan untuk mengetahui hasil penerapan dari metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Min-Max di PT. Cornelius Corianindo Faktor yang menyebabkan terjadinya selisih stock tersebut adalah faktor metode, manusia, material, lingkungan. Setelah diolah menggunakan diagram fishbone maka didapat 4 faktor utama akar masalah yang mengakibatkan selisih stock permintaan dan persediaan yaitu: tidak ada pengaturan minimum stock, kurang tenaga kerja, material tertukar/ kadaluarsa, dan konsentrasi terganggu. harus diperbaiki adalah untuk mengatur minimum stock. penurunan biaya persediaan setelah menggunakan metode EOQ biaya persediaan menurun menjadi Rp. 87.123.480.000 dalam periode 1 tahun. persediaan minimum dan maksimum dengan menggunakan metode Min-Max dan didapatkan bahwa untuk persediaan minimum yang harus ada adalah sebesar 909 lembar agar persediaan tetap aman karena waktu tunggu 20 bulan setelah barang dipesan. Untuk stock maksimum yang diperbolehkan setelah dihitung adalah 1.517 lembar.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pengendalian Persediaan, Fishbone, EOQ, Min-Max
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 06 Mar 2026 02:54
Last Modified: 06 Mar 2026 02:54
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19057

Actions (login required)

View Item View Item