Analisis Risiko Kecacatan Produk Menggunakan Metode Statistical Process Control (Spc) Dan Failure Mode And Effect Analysis (Fmea) Di Pt. Winata Pratama Indonesia

Ilham Nugraha, . (2025) Analisis Risiko Kecacatan Produk Menggunakan Metode Statistical Process Control (Spc) Dan Failure Mode And Effect Analysis (Fmea) Di Pt. Winata Pratama Indonesia. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (744kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (198kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (582kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (257kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (752kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (116kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (890kB)

Abstract

PT. Winata Pratama Indonesia merupakan Perusahaan yang bergerak dibidang furniture berbagai macam produk furniture telah diproduksi oleh PT. Winata Pratama Indonesia, dalam proses produksinya tidak luput dari adanya permasalahan salah satu masalah yang terjadi adalah adanya cacat produk, hal tersebut menjadi faktor menurunnya produktivitas Perusahaan. Dengan adanya masalah tersebut penulis melakukan penelitian di PT. Winata Pratama Indonesia, tujuan dilakukannya penelitian untuk menganalisis faktor apa saja dan penyebab kecacatan produk yang berdampak bagi hasil produksi yang dilakukan di PT. Winata Pratama Indonesia, Teknik yang diambil dalam menganalisis kecacatan produk penulis menggunakan metode statistical procces control dan failure mode effect analysis untuk mencari tau penyebab dan faktor apa yang paling tinngi menjadi permasalahan pada proses produksi furniture di PT. Winata Pratama Indonesia. Hasil Analisa menggunakan statistical procces control dan failure mode effect analysis didapatkan potensi yang mempunyai nilai riks priorty number (RPN) yang cukup tinggi yaitu hpl terbuka, hal tersebut mendapatkan nilai 294 RPN. terjadi celah hal ini mendapatkan nilai RPN 96. berikutnya retak hal tersebut dikarenakan beberapa faktor hal ini mendapatkan nilai RPN 144. Lubang tidak hal tersebut mendapatkan nilai 96 RPN dan mempunyai kegagalan tertinggi pada tahap pelapisan hpl dengan material hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya lem yang kurang sesuai dengan material, mesin yang kurang mendukung yang disebabkan oleh kerusakan pada indicator presser yang mengakibatkan kurangnya tekanan saat proses laminasi berlangsung.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Cacat Produk, SPC dan FMEA
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 05 Mar 2026 05:41
Last Modified: 05 Mar 2026 05:41
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/19049

Actions (login required)

View Item View Item