Alasan Pengajuan Permohonan Perubahan Nama Pada Akta Kelahiran Seseorang (Studi Kasus pada Pengadilan Negeri Depok)

Alvi To Hikmatul Ubaydillah, . (2025) Alasan Pengajuan Permohonan Perubahan Nama Pada Akta Kelahiran Seseorang (Studi Kasus pada Pengadilan Negeri Depok). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (919kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (333kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (361kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (333kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (173kB)

Abstract

Permohonan perubahan nama dalam akta kelahiran merupakan salah satu bentuk perkara perdata voluntair, yaitu jenis perkara yang diajukan ke pengadilan tanpa adanya persengketaan antara dua pihak yang saling bertentangan, melainkan bertujuan untuk memperoleh penetapan hukum dari pengadilan guna menjamin kepastian hukum atas perubahan data kependudukan. Permohonan semacam ini diajukan oleh individu atau orang tua yang mewakili anak, yang merasa bahwa nama yang tercantum dalam akta kelahiran perlu diubah karena berbagai pertimbangan yang berdasar hukum. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi seseorang mengajukan permohonan perubahan nama, serta untuk mengkaji secara komprehensif prosedur dan mekanisme hukum perubahan nama sebagaimana diterapkan dalam praktik di Pengadilan Negeri Depok, dengan fokus pada studi kasus dalam perkara Nomor 22/Pdt.P/2024/PN Dpk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif, yaitu pendekatan yang berlandaskan pada analisis terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan, putusan pengadilan, serta literatur hukum lainnya, yang kemudian diperkaya dengan pendekatan studi kasus guna menggambarkan penerapan hukum secara nyata di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap regulasi dan dokumen hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai faktor yang mendorong diajukannya permohonan perubahan nama, antara lain alasan psikologis yang berkaitan dengan kenyamanan dan identitas pribadi, keyakinan dan kepercayaan budaya maupun agama, kesalahan penulisan atau ketidaksesuaian data identitas yang terjadi pada saat pembuatan akta kelahiran, serta pertimbangan administratif dan hukum lainnya. Dalam perkara Nomor 22/Pdt.P/2024/PN Dpk, permohonan diajukan oleh orang tua dari seorang anak dengan alasan yang mendalam, yakni untuk menjamin masa depan dan kebahagiaan anak yang lebih baik, di mana nama yang baru dianggap lebih sesuai dengan harapan serta identitas sosial sang anak. Setelah proses persidangan dan pemeriksaan alat bukti, apabila majelis hakim menilai bahwa alasan permohonan tersebut sah dan berdasar hukum, maka permohonan akan dikabulkan melalui penetapan pengadilan. Penetapan ini kemudian menjadi dasar hukum yang kuat untuk melakukan perubahan data secara resmi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sebagai institusi yang berwenang dalam pencatatan dan pembaruan data kependudukan. Dengan demikian, penetapan dari pengadilan tidak hanya berfungsi sebagai keputusan final atas permohonan perubahan nama, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam pembaruan administrasi kependudukan yang berdampak langsung pada berbagai aspek kehidupan hukum dan sosial pemohon.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Perubahan Nama, Akta Kelahiran, Perkara Perdata Permohonan, Penetapan Pengadilan, Hukum Administrasi Kependudukan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 29 Jan 2026 07:32
Last Modified: 29 Jan 2026 07:32
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/18672

Actions (login required)

View Item View Item