Pertanggungjawaban Hukum Pelaku Tindak Pidana Penembakan Yang Menyebabkan Kematian Terhadap 6 (Enam) Laskar Fpi Di Km-50 Tol Jakarta-Cikampek Dalam Perpspektif Hak Asasi Manusia (Analisis Kasus: Putusan Nomor 868/Pid.B/2021/PN.Jkt.Sel)

Alvian Adji Nugroho, . (2025) Pertanggungjawaban Hukum Pelaku Tindak Pidana Penembakan Yang Menyebabkan Kematian Terhadap 6 (Enam) Laskar Fpi Di Km-50 Tol Jakarta-Cikampek Dalam Perpspektif Hak Asasi Manusia (Analisis Kasus: Putusan Nomor 868/Pid.B/2021/PN.Jkt.Sel). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (278kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (393kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (289kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (128kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (369kB)

Abstract

Pertanggungjawaban hukum pelaku tindak pidana penembakan yang menyebabkan kematian dalam perspektif Hak Asasi Manusia (HAM), serta menelaah pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap perkara Nomor 868/Pid.B/2021/PN.Jkt.Sel. Perbuatan penembakan yang menyebabkan kematian merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap hak untuk hidup yang merupakan hak asasi yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang- undangan dan pendekatan kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder, serta analisis terhadap putusan pengadilan yang menjadi objek kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku tindak pidana penembakan dapat dimintai pertanggungjawaban hukum apabila terbukti memenuhi unsur-unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam KUHP, serta bertentangan dengan prinsip-prinsip HAM, khususnya hak atas hidup. Dalam perkara Nomor 868/Pid.B/2021/PN.Jkt.Sel, Majelis Hakim mempertimbangkan alat bukti dan fakta hukum yang terungkap di persidangan dalam menjatuhkan putusan. Namun, dari perspektif HAM, penting untuk menilai sejauh mana pertimbangan tersebut mencerminkan prinsip keadilan dan perlindungan hak asasi, baik terhadap korban maupun terhadap terdakwa.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pertanggungjawaban Hukum, Penembakan, Hak Asasi Manusia
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 29 Jan 2026 07:07
Last Modified: 29 Jan 2026 07:07
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/18671

Actions (login required)

View Item View Item