Ajeng Zaskia Maharani, . (2025) Tinjauan Yuridis Tanggung Jawab Ayah Yang Tidak Memberi Nafkah Anak Pasca Perceraian Ditinjau Dari Hukum Perkawinan (Analisis Putusan Nomor 854/Pdt.G/2023/PA. Rap). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (880kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (142kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (240kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (59kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (175kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (128kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (146kB) |
Abstract
Perkawinan dapat dipahami bahwa meskipun suatu perkawinan telah berakhir karena perceraian, hubungan antara orang tua (suami dan istri yang telah bercerai) dan anak-anak yang lahir dari perkawinan itu tetap terjaga. Hal ini karena terdapat ketentuan yang jelas bahwa mantan suami dan istri masih memiliki tanggung jawab sebagai orang tua termasuk juga dalam hal biaya yang diperlukan untuk pemeliharaan dan pendidikan anak. Tanggung jawab orang tua terhadap anak pasca perceraian pada dasarnya menitikberatkan pada kepentingan anak, termasuk hak-hak yang berhubungan dengan pendidikan serta kebutuhan hidup, dan tak lepas dari kasih sayang dari kedua orang tua. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana efektivitas Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1974 yang telah diubah menjadi Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan dalam menyelesaikan sengketa nafkah anak pasca perceraian. Bagaimana pertimbangan hakim dalam tidak diberikannya nafkah oeh ayah terhadap kehidupan anak berdasarkan Putusan Nomor 854/Pdt.G/2023/PA.Rap. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan mempelajari buku-buku dan peraturan Perundang-Undangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa masih terdapat kelemahan dalam aspek penegakan hukum serta kurangnya kesadaran ayah terhadap kewajiban hukum terhadap anak pasca perceraian. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif aparat penegak hukum serta edukasi hukum kepada masyarakat guna menjamin terpenuhinya hak anak.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perceraian; efektivitas hukum; hak anak; tanggung jawab ayah |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 10:36 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 10:36 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/18640 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
