Penegakan Hukum Terhadap Pengemudi Yang Merokok Di Jalan Ditinjau Dari Pasal 106 Ayat (1) Juncto Pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Di Wilayah Kewenangan Kepolisian Resor Kota Tangerang Selatan

Adinda Suci Nur Fitriani, . (2025) Penegakan Hukum Terhadap Pengemudi Yang Merokok Di Jalan Ditinjau Dari Pasal 106 Ayat (1) Juncto Pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Di Wilayah Kewenangan Kepolisian Resor Kota Tangerang Selatan. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (265kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (511kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (221kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (282kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (208kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (272kB)

Abstract

Merokok saat berkendara merupakan aktivitas yang tidak wajar dan dapat mengganggu konsentrasi serta menurunnkan kewaspadaan pengemudi terhadap sekitarnya. Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan termuat bahwa pengemudi wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana penerapan Pasal 106 Ayat (1) juncto Pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di wilayah kewenangan Kepolisian Resor Kota Tangerang Selatan. Bagaimana kendala Polres Kota Tangerang Selatan dalam penerapan Pasal 106 Ayat (1) juncto pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Wilayah kewenangan Kepolisian Resor Kota Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan melakukan wawancara bersama beberapa narasumber terkait. Analisis data dilakukan dengan cara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan Pasal 106 Ayat (1) juncto Pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan belum berjalan optimal. Meskipun merokok tidak disebut secara eksplisit dalam pasal, aktivitas tersebut dinilai tidak wajar dan dapat mengganggu konsentrasi serta menurunkan tingkat kewaspadaan. Maka dari itu, perlu adanya penindakan tegas terhadap pelaku pelanggaran tersebut. Kendala- kendala yang dialami tidak dapat dijadikan alasan untuk tidak menindak pengemudi yang merokok dijalan. Kendala resgulasi seharusnya sudah terfasilitasi dengan adanya Pasal 106 Ayat (1) juncto Pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Llau Lintas dan Angkutan Jalan. Dan kendala-kendala teknis juga dapat teratasi apabila petugas secara tegas dan konsisten melakukan patrol serta penindakan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: penegakan hukum, merokok di jalan, lalu lintas
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad
Date Deposited: 26 Jan 2026 07:28
Last Modified: 26 Jan 2026 07:28
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/18623

Actions (login required)

View Item View Item