Abdul Wahed, . (2025) Tinjauan Yuridis Terhadap Ganti Kerugian Kehilangan Sepeda Motor Yang Dititip Di Primavera Bina Arta Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi Kasus: Primavera Bina Arta). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (883kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (123kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (145kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (19kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (101kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (9kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (181kB) |
Abstract
Tingginya penggunaan sepeda motor di Indonesia mendorong meningkatnya kebutuhan akan fasilitas parkir yang aman. Namun, sering kali terjadi kasus kehilangan kendaraan di tempat parkir berbayar, di mana pengelola jasa parkir menghindari tanggung jawab dengan mencantumkan klausula baku dalam karcis yang menyatakan segala risiko menjadi tanggung jawab pengguna. Klausula semacam ini merugikan konsumen dan bertentangan dengan Pasal 18 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yang melarang pengalihan tanggung jawab pelaku usaha. Permasalahannya bagaimanakah bentuk pertanggung jawaban pengelola Primavera Bina Arta terhadap kehilangan kendaraan konsumen khususnya terkait keberadaan klausula baku pengalihan tanggung jawab dalam karcis parkir dan bagaimanakah konsekuensi hukum terhadap perjanjian baku pengelola dan konsumen yang mengandung klausula pengalihan tanggung jawab di dalam karcis parkir Primavera Bina Arta menurut Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Metode penelitiannya adalah yurudis empiris, pendekatan perundang- undangan dan sosiologis hukum dengan deskriptif analilsis untuk selanjutnya di analisa secara kualitatif. Hasil penelitian Bentuk pertanggung jawaban pengelola secure parking Primavera Bina Arta terhadap kehilangan kendaraan konsumen tidak bisa berlindung di balik klausula baku pengalihan tanggung jawab dalam karcis parkir tersebut, tetap mengacu pada Pasal 19 Undang-Undang Perlindungan Konsumen, maka pengelola wajib memberikan ganti rugi atas kehilangan kendaraan, baik itu berupa penggantian nilai kendaraan maupun bentuk kompensasi lain yang setara. Tanggung jawab tersebut tetap melekat selama kehilangan terjadi dalam area pengawasan parkir, karena jasa parkir yang berbayar tentunya akan membawa konsekuensi adanya kewajiban untuk menjamin keamanan kendaraan konsumen. Konsekuensi hukum terhadap perjanjian baku yang mengandung klausula pengalihan tanggung jawab atau eksonerasi di dalam karcis parkir dinyatakan batal demi hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (3) Undang- Undang Perlindungan Konsumen. Hal ini berarti klausula tersebut tidak memiliki kekuatan hukum yang bersifat mengikat dan tidak dapat dijadikan sebagai dasar pembelaan bagi pelaku usaha. Pengelola parkir tidak dapat melepaskan tanggung jawab hukum dengan mencantumkan pernyataan sepihak seperti kehilangan bukan tanggung jawab pengelola, dikarenakan perjanjian baku yang memuat klausula pengalihan tanggung jawab seperti itu termasuk kedalam perjanjian yang dilarang dalam hukum perlindungan konsumen.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan konsumen, klausula baku, penitipan kendaraan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 06:21 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 06:21 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/18617 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
