AISWARA CINTYA DESVITA, . (2025) Analisis Potensi Financial Distress Menggunakan Metode Altman Z-Score Dan Springate Pada Perusahaan Maskapai Penerbangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2024. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (329kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (512kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (369kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (581kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (528kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi financial distress pada perusahaan maskapai penerbangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2024 dengan menggunakan metode Altman Z-Score dan Springate. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa PT AirAsia Indonesia Tbk secara konsisten berada dalam kondisi financial distress sepanjang periode penelitian baik berdasarkan metode Altman Z-Score maupun Springate. Nilai Z-Score dan S-Score perusahaan selalu berada di bawah ambang batas yang mencerminkan lemahnya likuiditas, rendahnya profitabilitas, ekuitas negatif, serta tingginya beban utang. Sementara itu, PT Jaya Trishindo Tbk menunjukkan kondisi yang fluktuatif. Berdasarkan Altman Z-Score, PT Jaya Trishindo Tbk sempat berada pada safe zone di tahun 2019, namun masuk grey area pada 2018, 2020, dan 2021, serta jatuh ke kondisi financial distress pada 2022–2024. Hasil Springate menunjukkan pola serupa, di mana perusahaan hanya berada di zona aman pada 2018 dan 2019, sementara tahun-tahun lainnya cenderung masuk kategori financial distress. Hal ini mengindikasikan ketidakstabilan dalam pengelolaan keuangan, terutama pada aspek likuiditas dan efisiensi penggunaan aset. Uji akurasi menunjukkan bahwa metode Altman Z-Score memiliki tingkat akurasi sebesar 64,29%, sedangkan metode Springate lebih tinggi yaitu 71,43%. Perbedaan ini mengindikasikan bahwa Altman Z-Score lebih andal mendeteksi tekanan keuangan jangka panjang, sementara Springate lebih sensitif terhadap fluktuasi jangka pendek. Dengan demikian, kedua metode dapat digunakan secara komplementer sebagai early warning system untuk mendeteksi risiko kebangkrutan pada perusahaan maskapai penerbangan di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 17 Jan 2026 03:33 |
| Last Modified: | 17 Jan 2026 03:33 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/18472 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
