Formulasi Deodoran Dari Asam Laktat Sebagai Anti Bakteri Terhadap Staphylococcus Aureus

Rizki Ramadhan, . and Muhammad Alfath, . and Ahmad Fathudin, . (2025) Formulasi Deodoran Dari Asam Laktat Sebagai Anti Bakteri Terhadap Staphylococcus Aureus. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (78kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (420kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (72kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (518kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (70kB)
[img] Text
jurnal.pdf
Restricted to Registered users only

Download (538kB)

Abstract

Deodoran merupakan produk perawatan tubuh yang berfungsi mengurangi bau badan akibat aktivitas bakteri di area tubuh yang lembap, terutama ketiak. Salah satu bakteri utama penyebab bau badan adalah Staphylococcus aureus. Penggunaan bahan kimia sintetik dalam deodoran sering menimbulkan efek samping seperti iritasi kulit dan reaksi alergi. Oleh karena itu, formulasi deodoran alami berbahan dasar asam laktat sebagai antibakteri menjadi alternatif yang menarik untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan deodoran alami yang efektif menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dengan memanfaatkan asam laktat sebagai bahan aktif utama. Dalam formulasi ini, kombinasi bahan alami seperti asam laktat, minyak esensial, dan bahan pelembap akan diteliti dengan parameter proses seperti konsentrasi, waktu, dan kecepatan pengadukan. Pada penelitian ini rormulasi deodoran terbaik berbasis asam laktat adalah formulasi F2 kode C3, karena memenuhi standar mutu SNI dan paling disukai panelis secara organoleptik. Asam laktat efektif sebagai antibakteri terhadap Staphylococcus aureus pada konsentrasi 4–6%, dengan zona hambat 15,3–35,2 mm. Proses pengadukan berperan penting dalam menghasilkan deodoran roll-on yang homogen dan stabil; waktu pengadukan 60 menit dengan kecepatan 600 rpm direkomendasikan untuk menjaga kestabilan fisik dan kimia sediaan serta efektivitas antibakterinya selama penyimpanan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 23 Dec 2025 08:47
Last Modified: 23 Dec 2025 08:47
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/18273

Actions (login required)

View Item View Item